MINUT, Komentar.co - Warga Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mendadak dibuat gempar akibat pohon tumbang, Sabtu 28 Januari 2023 sekira 08.00 WITA,
Mirisnya, jenis pohon kepuh atau dalam bahasa Manado disebut Pohon Kalumpang yang tumbang menimpa seorang pria lansia.
Beberapa warga yang melihat peristiwa itu langsung megenali pria malang yang didapati meninggal tertimpa pohon tersebut adalah Hamza Mantulu, warga Desa Tontalete, Jaga V.
Wargapun berbagi tugas, memanggil Kepala Jaga I (lokasi tempat kejadian), Kepala Jaga 5 dan Huku Tua Stenly Ruben Sagai yang langsung turun ke TKP bersama beberapa perngkat desa.
Setelah berkordinaai dengan pihak Polsek Kema dan Koramil Kauditan serta mendapat persetujuan keluarga korban, maka pohon tumbang itu digergaji warga. Selanjutnya, jenasah Hamza Mantulu diusung warga kerumah duka di Desa Tontalete Jaga 5.
Hamza Mantulu rencana dan akan di kebumikan hari ini juga sekira pukul 15.00 WITA.
Sesuai keterangan saksi Abdulrahman Moo (menantu korban), pada pukul 08.00 wita saat itu korban sedang bekerja membersihkan tanaman cabai dikebun.
"Tiba-tiba saya dengar suara kayu yang mau patah, sehingga saya langsung berteriak meminta korban untuk segera menjauh dari lokasi," kenangnya sembari menambahkan jika tidak menyangka jika ayah mertuanya tak sempat menghindar sehingga tertimpa mengenai bagian kepala sampai ke bagian dada.
Sebelum jenazah dikebumikan, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda (JG) datang melayat dan menyampaikan dukacita mendalam atas musibah yang dialami keluarga.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, saya dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung menyampaikan bela sungkawa, turut berdukacita sedalam-dalamnya," ucap Bupati Joune Ganda kepada keluarga korban.
"Kita tidak tahu apa yang akan terjadi sebentar, besok dam seterunya atas diri kita. Umur panjang, kesehatan dan ajal semua adalah kehendak Tuhan," sambungnya.
Atas kejadian yang menimpa korban, JG berharap menjadi pengalaman untuk kita semua, agar kita tidak lengah, apalagi pada cuaca seperti ini.
"Sebelum kita melakukan sesuatu, lihat dulu sekeliling kita, untuk menghindari kejadian yang tak di inginkan," imbaunya.
Sementara, Hukum Tua Tontalete Stenly Ruben Sagay menambahkan keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah sepakat untuk tidak dilakukan autopsi jenazah.
"Sesuai kesepakatan keluarganya, Almarhum akan dikebumikan hari ini juga. Korban juga sudah tidak di outopsi, karena tidak ada keberatan dari pihak keluarga dan menganggap kejadian tersebut karena kelalaian korban," jelas Hukumtua Tontalete Stenly Ruben Sagay.
Lanjut, Sagay, mewaki keluara korban dan seluruh jajaran perangkat Desa Tontalete menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kunjungan Bupati Minahasa Utara Joune J E Ganda kerumah duka.
"Terima kasih atas kepedulian dan kunjungan Pak Bupati Joune Ganda," ucap Sagay sembari menambahkan agar seluruh masyarakat lebih berhati-hati dengan cuaca ekstrim yang terjadi disaat ini dengan meminimalisir kejadian hal-hal yang tidak diinginkan bersama. (Baker)



