Notification

×

Iklan

Hasto Kristiyanto: Tekad Kita Sama, Ingin Membangun Tim Sepakbola yang Handal

Friday, March 31, 2023 | 14:19 WIB Last Updated 2023-03-31T06:19:02Z
Indonesia Batal Tuan Rumah FIFA Word Cup U-20

Hasto Kristiyantto, Sekjen DPP PDI-Perjugangan. Foto: Istimewa


JAKARTA, Komentar.co -
 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhirnya buka suara terkait pembatalan FIFA Word Cup U-20 digelar di Indonesia.

Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, sejak awal pihaknya tidak pernah menolak pelaksanaan FIFA Word Cup U-20 digelar di Indonesia.

“Tekad kita sama, membangun tim sepakbola yang handal,” ujarnya dilansir dari KoranManado.co.id, Kamis (30/03/2023).

Hasto menyampaikan rasa sesal yang mendalam atas batalnya pelaksanaan FIFA Word Cup U-20 di Indonesia. Hal ini kata dia akan menjadi pelajaran berharga. Hasto juga menuturkan, sikap PDI Perjuangan sejak awal tidak pernah menolak pelaksanaan FIFA Word CUP U-20 digelar di Indonesia.

 “Kami sangat menyesal FIFA batalkan status Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia U-20. Sejak awal sikap kami tidak menolak piala dunia U-20 digelar di Indonesia,” jelasnya.

Ia juga menuturkan, apa yang disampaikan adalah hal yang fundamental terkait kemanusiaan dalam hubungan antar bangsa dengan menolak kehadiran Israel. Disamping itu juga soal potensi kerentanan sosial dan politik yang akan ditimbulkan oleh kehadiran Timnas Israel.

“Sikap kami ini sama dengan FIFA ketika mencoret Rusia dari babak playoff Piala Dunia, jadi ada presedennya,” papar Hasto.

Kata Hasto, sikap PDI Perjuangan memiliki landasan kuat secara konstitusi dan historis. Dimana suara menolak kehadiran Israel merupakan suara kemanusiaan, dan bukan kehendak politis.

“Kesadaran sejarah juga harus terus diperkuat. Perlu diingat, Stadion Gelora Bung Karno (GBK) lahir sebagai penolakan terhadap Israel,” ucapnya.

Sejak awal kata Hasto, sikap PDI Perjuangan telah melakukan komunikasi dengan pemerintah terkait potensi kerentanan politik dan sosial jika Israel tetap bertanding di Indonesia.

“Sejak Agustus 2022, kami bertemu dengan Menteri Luar Negeri dan beberapa bulan kemudian dengan Menteri Sekretaris Negara. Sikap kami muncul setelah Israel dipastikan lolos kualifikasi. Kami berharap ada solusi terbaik, salah satunya memindahkan pertandingan Israel di negara tetangga terdekat, agar piala dunia U-20 tetap bisa diselenggarakan di Indonesia minus Israel,”ujarnya.

Disisi lain, Hasto menyampaikan, PDI Perjuangan berterima kasih atas upaya pemerintah dan pengurus PSSI yang telah mencoba dengan keras untuk mencari solusi dengan melobby FIFA.

Tekad kita yang paling penting, adalah membangun kesebelasan sepakbola yang handal lambang supremasi olahraga di luar bulu tangkis. Ini harus menjadi tujuan utama dalam politik olahraga,” tandasnya.(ven/*)







×
Berita Terbaru Update