![]() |
| Cici Rawung, Pecatur Muda Minahasa asal Eris saat berlaga di nomor Catur Standar Putri di Porprov XII Sulawesi Utara 2025. |
MINAHASA, Komentar.co - Cabang olahraga (Cabor) Catur kembali menghadirkan kejutan besar dalam nomor Catur Standar Putri.
Women Master Nasional (WNM) Maria Angkouw, yang digadang-gadang menjadi kandidat kuat juara, harus menelan kekalahan menyakitkan saat berhadapan dengan dua pecatur muda, Fleacity Rawung dari Kabupaten Minahasa dan Linarty Paputungqn dari Kota Kotamobagu.Pertandingan yang digelar dalam format lima babak itu berlangsung sangat ketat.Sejak babak awal, Maria tampil mendominasi dan berada di atas angin. Pengalaman serta kualitas taktiknya terlihat jelas, membuat lawan-lawannya harus bekerja keras untuk bertahan.Namun, situasi mulai berubah ketika waktu permainan Maria kian menipis. Di bawah tekanan waktu, sang master catur nasional melakukan blunder krusial, sebuah kesalahan langkah yang langsung dimanfaatkan oleh Fleacity Rawung dan Linarty Paputungan untuk membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan penting bagi daerah masing-masing.Usai pertandingan, Maria Angkouw terlihat sportif menjabat tangan lawan, lalu meninggalkan arena dengan ekspresi lesu. Kekalahan ini menjadi sorotan, karena Maria sebelumnya dikenal sebagai salah satu wajah baru catur nasional yang pernah menorehkan sejarah di berbagai turnamen tingkat tinggi.Kegagalannya ini sekaligus memunculkan pertanyaan baru tentang persaingan yang semakin ketat di Porprov XII Sulut tahun ini, bahwa kejutan bisa datang dari mana saja, termasuk dari para pecatur muda daerah.Porprov XII 2025 sendiri menjadi salah satu turnamen elite yang mempertemukan para pecatur terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, menjadikan arena ini sebagai panggung pembuktian bagi para talenta catur masa depan.Laga-laga berikutnya dipastikan akan semakin sengit seiring para atlet berjuang memperebutkan medali dan membawa pulang kebanggaan untuk daerah masing-masing.
(*/Roni)
