Notification

×

Iklan

Gubernur Yulius Siapkan 10 Hektare Lahan di Minut untuk PSEL, Target Operasional Rampung Akhir 2027

Wednesday, April 1, 2026 | 12:36 WIB Last Updated 2026-04-01T04:36:36Z
Foto: Istimewa


JAKARTA, Komentar.co -
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) mempertegas kesiapannya dalam merealisasikan proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Hal ini disampaikan langsung Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Yulius memaparkan bahwa lahan seluas 10 hektare di kawasan Ilo-Ilo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), telah dialokasikan khusus sebagai lokasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern tersebut.

“Kami telah menyiapkan lahan di Wori untuk memastikan proyek ini memiliki tempat yang representatif. Langkah ini merupakan bentuk keseriusan daerah dalam mendukung ketahanan energi dan kebersihan lingkungan,” ujar Gubernur Yulius di ruang rapat Kantor Kemenko Bidang Pangan.

Guna menjamin keberlanjutan operasional fasilitas PSEL, Pemprov Sulut juga telah memperkuat sinergi lintas daerah.

Gubernur Yulius menyebutkan telah berkoordinasi dengan lima kabupaten/kota di Sulawesi Utara untuk menjamin stabilitas suplai sampah sebagai bahan baku utama pembangkit listrik.

“Koordinasi dengan lima daerah penyangga sudah dilakukan agar pasokan sampah tetap optimal saat fasilitas ini mulai beroperasi nanti,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan pentingnya percepatan pengerjaan fisik.

Pemerintah pusat menargetkan seluruh proyek PSEL di berbagai wilayah Indonesia sudah dapat beroperasi penuh pada penghujung tahun 2027.

“Target pusat sangat jelas, seluruh fasilitas PSEL harus sudah on-stream pada akhir 2027 sebagai solusi konkret atas kompleksitas masalah sampah sekaligus transisi ke energi baru terbarukan,” tegas Zulkifli.

Diketahui, Rakor tingkat tinggi ini turut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Sekretaris Negara, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta sejumlah kepala daerah penerima alokasi program PSEL.

Dengan matangnya kesiapan lahan dan dukungan pasokan dari daerah sekitar, Sulawesi Utara optimistis mampu menjadi pelopor implementasi teknologi sampah menjadi energi yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kemandirian energi daerah. (*/ven)



×
Berita Terbaru Update