Notification

×

Iklan

Sukacita Menyambut Natal Pemkot Bitung, Gubernur Yulius Ajak Semua Pihak Merawat Kerukunan

Tuesday, December 16, 2025 | 12:36 WIB Last Updated 2025-12-16T04:37:52Z


BITUNG
, Komentar.co -
Nuansa sukacita Natal mulai terasa kental di Kota Bitung. Bukan sekadar seremoni keagamaan, perayaan menyambut Natal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, Senin (15/12/2025) menjelma menjadi sebuah panggung pemersatu, merefleksikan denyut nadi kerukunan dan toleransi yang menjadi ciri khas masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.

Ibadah menyambut Natal Yesus Kristus Pemkot Bitung yang dihadiri Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling (YSK), didampingi istri tercinta Anik Yulius Selvanus serta Wakil Gubernur Victor Mailangkay ini berlangsung penuh kehangatan dalam suasana sukacita.


Kedatangan rombongan eksekutif provinsi Sulut ini disambut meriah oleh jajaran tuan rumah. Wali Kota Bitung Hengky Honandar beserta seluruh perangkat Pemkot, Ketua TP PKK Kota Bitung, dan tokoh masyarakat menunjukkan keramahan khas pesisir.

Suasana akrab ini seolah meruntuhkan sekat birokrasi, melebur dalam semangat kekeluargaan menyambut hari besar umat Kristiani.

Ibadah Natal yang menjadi puncak acara dipimpin oleh Pj. Ketua Sinode GMIM Pdt. DR. Adolf Wenas.


Gubernur Yulius Selvanus Komaling, dalam sambutannya, tak hanya sekadar menyampaikan ucapan selamat. Top eksekutif Sulut ini memanfaatkan momentum sakral ini untuk mengapresiasi langkah progresif Pemkot Bitung yang berhasil menyelenggarakan kegiatan yang esensinya mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat Bitung yang majemuk.

Gubernur Yulius menekankan bahwa perayaan keagamaan di Sulawesi Utara memiliki dimensi yang lebih luas, melampaui sekat-sekat denominasi atau wilayah administratif.

Perayaan ini bukan hanya tentang iman, tetapi tentang bagaimana kita menjaga persaudaraan, saling menghormati dan bekerja sama membangun daerah,” tegasnya.


Ia menyoroti urgensi kebersamaan lintas wilayah dan lintas iman sebagai fondasi kokoh untuk memperkuat kebudayaan Sulawesi Utara yang telah lama dikenal rukun dan toleran. Komitmen ini, menurutnya, adalah modal sosial terbesar daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Kehadiran para pejabat, baik dari Pemprov Sulut maupun Pemkot Bitung, dalam satu perayaan, mengirimkan sinyal kuat kepada public bahwa ini adalah manifestasi nyata dari komitmen bersama pemerintah untuk senantiasa merawat dan menjaga nilai-nilai sosial serta spiritual yang hidup subur di tengah-tengah masyarakat.

Perayaan ibadah menyambut Natal di kota Bitung tahun ini bukan sekadar rutinitas akhir tahun, melainkan sebuah narasi tentang harapan. Harapan agar masyarakat dapat terus memelihara harmoni dalam hidup sehari-hari, menjaga perdamaian, dan memupuk persatuan sebagai bekal menyongsong masa depan Sulawesi Utara yang lebih baik dan penuh toleransi. (ven)




Post Views: 1859

Iklan

×
Berita Terbaru Update