Notification

×

Iklan

Optimalkan Dana Desa 2025, Pemdes Rambunan Rampungkan Infrastruktur dan Program Ketahanan Pangan

Thursday, January 29, 2026 | 12:19 WIB Last Updated 2026-01-29T04:19:42Z
Pembangunan Plat Duicker untuk drainase di ruas jalan utama Desa Rambunan. Foto: Istimewa


MINAHASA, Komentar.co -
Pemerintah Desa (Pemdes) Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, menunjukkan komitmen transparansi dalam pengelolaan anggaran Dana Desa (Dandes).

Pada tahun anggaran 2025, Pemdes Rambunan sukses merealisasikan berbagai program prioritas tahap kedua (2) yang menyentuh sektor infrastruktur hingga kesejahteraan sosial masyarakat.


Hukum Tua Desa Rambunan, Denny S.J. Waworuntu, menjelaskan bahwa fokus pembangunan fisik di tahap ini menyasar pada perbaikan aksesibilitas warga. Salah satu hasil nyata adalah pembangunan dua unit Plat Duicker di jalan utama dan sejumlah lorong desa.

"Pembangunan Plat Duicker ini menjadi prioritas utama untuk merapikan drainase dan jalan desa. Untuk Plat Duicker 1 menghabiskan anggaran sebesar Rp 27.935.500, sementara Plat Duicker 2 sebesar Rp 46.198.500," ujar Waworuntu.

Ia juga menambahkan bahwa kelancaran proyek ini tidak lepas dari dukungan penuh warga setempat.


Selain infrastruktur, alokasi Dana Desa (Dandes) Rambunan tahap kedua juga menyasar sektor ketahanan pangan dengan nilai yang cukup signifikan, yakni mencapai Rp 96.034.800. Anggaran ini dimaksudkan untuk memperkuat ketersediaan pangan di tingkat desa.

Dalam aspek pemberdayaan dan pemerintahan, Pemdes Rambunan juga melaporkan rincian operasional secara terbuka. Tercatat, dana sebesar Rp 6.000.000 dialokasikan untuk operasional Pemdes (3%), serta dukungan honorarium bagi Kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) senilai Rp 6.300.000.


"Kegiatan pendukung seperti Musrenbang (Rp 2.750.000), Musdes (Rp 1.650.000), pembinaan PKK (Rp 5.000.000), hingga sosialisasi penggunaan Dana Desa (Rp 9.800.000) juga telah kami laksanakan demi tertib administrasi dan edukasi publik," urainya lebih lanjut.

Sektor kesehatan dan jaring pengaman sosial pun tetap menjadi perhatian. Pemdes Rambunan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 48.600.000 bagi puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta mengalokasikan Rp 6.000.000 untuk pemberian makanan tambahan di Posyandu.


Menatap masa depan, Waworuntu mengungkapkan bahwa pihaknya telah merancang keberlanjutan pembangunan untuk tahun 2026, yang rencananya akan difokuskan pada akses jalan perkebunan.

“Kami berharap masyarakat terus mendukung sinergi program pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga desa, demi kemajuan dan kesejahteraan bersama di Desa Rambunan,” tutupnya.
(Roni)




×
Berita Terbaru Update