Notification

×

Iklan

Presiden Pantau Langsung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Sektor Publik Kembali Normal

Thursday, February 12, 2026 | 17:46 WIB Last Updated 2026-02-12T09:50:35Z
Foto: Istimewa



JAKARTA, Komentar.co -
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang melanda wilayah Sumatra.

Hal tersebut disampaikan Teddy Indra Wijaya dalam konferensi pers Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Bencana Sumatra di Jakarta, Rabu (11/2/2026).


Dalam keterangannya, Seskab Teddy Indra Wijaya memaparkan tiga poin krusial terkait arahan Kepala Negara. Poin utama adalah instruksi Presiden agar seluruh kementerian, lembaga, dan Satgas bersikap transparan dalam mengelola informasi.

"Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan secara langsung. Beliau meminta setiap menteri dan pejabat terkait untuk menyampaikan update berkala kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas," ujar Teddy dikutip dari BPMI Setpres.

Memasuki bulan kedua masa pemulihan, pemerintah mencatat progres yang sangat signifikan. Kerja sama antara TNI, Polri, relawan, dan masyarakat membuahkan hasil nyata pada sektor infrastruktur dan fasilitas publik dimana sebanyak 5.500 unit rumah telah selesai dibangun dan 1.500 unit di antaranya rampung pada bulan pertama. Terdapat 98 jembatan berhasil dibangun kembali dan 99 ruas jalan nasional yang sempat terputus kini sudah dapat dilalui kendaraan.


Sementara untuk fasilitas Kesehatan ada sebanyak 87 rumah sakit dan 867 puskesmas telah kembali beroperasi melayani warga.

Selain itu, aktivitas sekolah dilaporkan hampir 100 persen kembali aktif, diikuti dengan operasional pasar yang mulai menormalkan ekonomi lokal.

Seskab Teddy menekankan bahwa keberhasilan ini didukung oleh verifikasi data yang cepat dari para kepala daerah, sehingga bantuan dana maupun bantuan langsung kepada warga terdampak dapat disalurkan tanpa hambatan birokrasi yang rumit.

Selanjutnya, mengingat bulan suci Ramadan yang tinggal sepekan lagi, Presiden Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk menjamin ketersediaan pangan di wilayah terdampak.


Fokus utama pemerintah adalah menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang.

"Presiden tidak ragu memberikan semua yang diperlukan warga sesegera mungkin. Beliau ingin memastikan masyarakat yang sedang dalam masa pemulihan tetap dapat menjalani ibadah Ramadan tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pokok," tegas Teddy.

Menutup keterangannya, Dirinya mengapresiasi seluruh elemen masyarakat, aparat, serta insan pers yang telah bersinergi mempercepat proses pemulihan Sumatra.

"Pencapaian cepat ini adalah hasil dari semua elemen yang bekerja sama, saling mendukung, dan saling melengkapi," pungkasnya.
(*/ven)




×
Berita Terbaru Update