Notification

×

Iklan

Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Apel Operasi Ketupat Samrat 2026, 623 Personel Siap Amankan Lebaran di Sulut

Thursday, March 12, 2026 | 19:45 WIB Last Updated 2026-03-12T11:45:00Z
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026 dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, di Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Kamis (12/03). Foto: Istimewa


SULUT, Komentar.co -
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama jajaran TNI-Polri resmi memulai pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026 yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, di Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Kamis (12/03/2026) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius didampingi oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, serta Komandan Kodaeral XIII. Apel ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh instansi dalam menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat selama masa libur Lebaran.

"Melalui apel gelar pasukan ini, kita memastikan seluruh personel benar-benar siap menjalankan tugasnya. Saya berharap seluruh unsur yang terlibat bekerja maksimal agar masyarakat Sulawesi Utara dapat beribadah dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan," tegas Gubernur Yulius dalam arahannya.

Operasi terpusat ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 623 personel Polri gabungan dikerahkan untuk menjaga situasi kondusif di seluruh wilayah hukum Sulawesi Utara.

Guna mendukung kelancaran di lapangan, Polda Sulut telah memetakan 80 titik strategis untuk pendirian posko yang terbagi menjadi tiga kategori, yaitu; 48 Pos Pengamanan: Fokus pada antisipasi kriminalitas dan gangguan kamtibmas di titik rawan, 18 Pos Pelayanan: Disiapkan untuk melayani kebutuhan teknis serta kesehatan para pemudik dan 14 Pos Terpadu: Berfungsi sebagai pusat kendali dan koordinasi lintas instansi.

Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie, menjelaskan bahwa operasi ini mengedepankan kolaborasi multisektoral yang melibatkan TNI, Pemerintah Daerah, BMKG, Basarnas, hingga Satpol PP.

"Intinya kita memberikan pelayanan supaya mudik aman, keluarga bahagia. Itu adalah arahan utama dari Bapak Kapolri," ujar Irjen Pol Roycke.

Lebih lanjut, jenderal bintang dua tersebut menekankan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh. Selain objek vital dan rumah ibadah, petugas disiagakan di jalur mudik darat, laut, dan udara, pusat perbelanjaan, hingga lokasi wisata.

Polisi juga akan memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras (miras), senjata tajam, petasan, hingga narkoba. Selain itu, patroli lingkungan akan diintensifkan untuk menjaga rumah-rumah kosong yang ditinggalkan warga saat mudik.

Pihak otoritas berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan mengikuti arahan petugas di lapangan demi terciptanya suasana Idulfitri yang aman dan damai di Bumi Nyiur Melambai. (*/ven)



×
Berita Terbaru Update