Notification

×

Iklan

Gubernur Yulius Tinjau GPM di Tutuyan Boltim, Pastikan Stok dan Haraga Bapok Stabil

Thursday, March 12, 2026 | 12:24 WIB Last Updated 2026-03-12T04:24:30Z
Gubernur Yulius Selvanus tampak berdialog dengan Pedagang saat menanyakan ketersediaan dan harga bahan yang dipasarkan pada kegiatan Gerakan Pangan Murah. Foto: Istimewa
 

BOLTIM, Komentar.co -
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu (11/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok (bapok) di tingkat masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Gubernur Yulius pada kesempatan itu berkeliling ke sejumlah lapak dagangan dan berdialog langsung dengan para penjual serta warga yang sedang berbelanja.

Ia secara spesifik mengecek fluktuasi harga komoditas strategis seperti cabai (rica), bawang merah, bawang putih, hingga daging ayam.

“Berapa harga bawang di sini? Rica berapa sekarang? Ayam dijual berapa per ekor?” tanya Gubernur Yulius saat berinteraksi dengan pedagang di lokasi.

Top eksekutif Sulut ini menegaskan bahwa program GPM merupakan instrumen strategis pemerintah daerah untuk mengintervensi pasar, terutama saat terjadi fluktuasi harga yang membebani masyarakat.

Dirinya berkomitmen agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terus hadir menjaga daya beli warga melalui program serupa di berbagai wilayah.

“Program ini kita lakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah. Pemerintah akan terus hadir menjaga stabilitas harga pangan,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulut, Rahel Rotinsulu, menjelaskan bahwa GPM adalah bentuk kepedulian nyata pemerintah dalam menghadapi lonjakan permintaan bahan pokok selama Ramadan.

Selain di Boltim, kegiatan ini sebelumnya telah digelar di Lapangan Alun-alun Molibagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, pada Senin (9/3/2026) yang dirangkaikan dengan agenda Safari Ramadan.

Warga terlihat antusias memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan komoditas seperti beras, rica, dan bawang dengan harga di bawah rata-rata pasar.

Pemprov Sulut berencana melaksanakan kegiatan rutin ini di seluruh kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah dan penguatan ketahanan pangan di Sulawesi Utara. (*/ven)


×
Berita Terbaru Update