![]() |
| Gubernur Yulius Selvanus saat melantik Salman Mokoginta sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (13/3). Foto: Istimewa |
SULUT, Komentar.co - Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, resmi melakukan perombakan jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut).
Prosesi pelantikan yang berlangsung di Manado, Jumat (13/3/2026) tersebut, diproyeksikan sebagai langkah strategis untuk memperkuat akselerasi kinerja pemerintahan daerah.
Salah satu nama yang mendapatkan kepercayaan baru adalah Salman Mokoginta. Ia resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Utara.
Salman, yang sebelumnya berkarier di Direktorat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), diharapkan mampu membawa transformasi besar pada sektor maritim Bumi Nyiur Melambai.
Selain Salman, Gubernur juga menetapkan Jerry Kanalung sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Sulut untuk memastikan kelancaran administrasi pembangunan.
Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus memberikan penekanan pada aspek mentalitas kerja aparatur sipil negara (ASN).
Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang menuntut integritas tanpa kompromi.
"Saya tegaskan, jangan mau dimandori. Seorang pejabat tidak perlu selalu diawasi atau dinilai baru bekerja dengan baik. Tunjukkan kemandirian dan profesionalitas dalam menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat luas," ujar Gubernur Yulius dengan nada tegas.
Mantan perwira tinggi TNI ini menambahkan bahwa setiap pemimpin perangkat daerah harus menjadi lokomotif penggerak program strategis, bukan sekadar pelengkap struktur organisasi.
Dirinya menuntut adanya bukti kinerja nyata dalam pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.
Di samping aspek profesionalitas, Gubernur Yulius juga menyelipkan pesan mengenai pentingnya nilai-nilai spiritualitas dalam birokrasi.
Top eksekutif Sulut ini mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk selalu mengandalkan tuntunan Tuhan dalam setiap pengambilan kebijakan.
"Sertai setiap langkah pengabdian dengan doa. Jika kita bekerja dengan takut akan Tuhan, maka transparansi dan manfaat bagi masyarakat akan tercipta dengan sendirinya," kuncinya.
Diketahui, turut hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) J. Victor Mailangkay beserta sejumlah jajaran pejabat teras Pemprov Sulut. (*/ven)
