![]() |
| Foto: Istimewa |
KOTAMOBAGU, Komentar.co - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kotamobagu mempertegas komitmennya dalam mengawal program ketahanan pangan nasional melalui aksi nyata di sektor pertanian.
Langkah ini diwujudkan dengan menggelar penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di lahan produktif samping Mako Polsek Lolayan, Desa Mopait, Sabtu (7/3/2026).
Mewakili Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, SIK, MH, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Romel Pontoh, SIP, MAP. Aksi penanaman ini merupakan bagian dari gerakan masif Polri di seluruh Indonesia untuk mendorong percepatan swasembada jagung serta memperkuat kedaulatan pangan daerah.
Acara diawali dengan partisipasi jajaran Polres Kotamobagu dalam pertemuan virtual (zoom meeting) pembukaan kegiatan nasional yang berpusat di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Dalam agenda tersebut, Kapolri menegaskan bahwa institusi kepolisian berperan aktif sebagai motor penggerak program strategis pemerintah guna memastikan ketersediaan pangan yang stabil.
Usai mengikuti arahan pusat, Kompol Romel Pontoh bersama sejumlah pejabat utama melakukan penanaman bibit jagung secara simbolis.
Dalam keterangannya, Wakapolres Kompol Romel Pontoh menekankan bahwa peran kepolisian kini tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga menyentuh aspek vital kemandirian ekonomi melalui pertanian.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergitas lintas sektoral, baik dengan TNI, pemerintah desa, maupun penyuluh pertanian. Kami berharap langkah ini dapat memotivasi masyarakat luas untuk mengoptimalkan lahan produktif yang mereka miliki,” ujar Kompol Romel.
Kehadiran berbagai elemen dalam kegiatan ini mencerminkan soliditas antar-instansi. Turut hadir di lokasi di antaranya Kapolsek Lolayan AKP Johan Atang, SH, STh, MA, MPd, perwakilan Danramil Lolayan Pelda Supardi, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lolayan Sugeha Mokoginta, S.ST, serta Sangadi (Kepala Desa) Mopait Suriyadi Datundugon.
Melalui program ini, Polres Kotamobagu berharap dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi petani lokal sekaligus menjaga stabilitas stok komoditas jagung di wilayah Bolaang Mongondow secara berkelanjutan. (Feki)

