![]() |
| Presiden RI, Prabowo Subianto disambut hangat masyarakat Pulau Miangas, Sabtu (9/5). Foto: Istimewa |
MIANGAS, Komentar.co - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026).
Kunjungan ke salah satu titik paling utara Indonesia ini dilakukan sesaat setelah Presiden menyelesaikan rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina.
Tiba dengan pengawalan ketat namun disambut hangat oleh warga, Presiden didampingi oleh sejumlah Kabinet Merah Putih. Tampak hadir dalam rombongan tersebut Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Pulau Miangas yang memiliki luas wilayah sekitar 3,5 kilometer persegi ini merupakan wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan Filipina. Secara geografis, posisi pulau ini unik karena lebih dekat dengan wilayah Filipina dibandingkan ke Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, yang membutuhkan waktu tempuh sekitar 24 jam menggunakan kapal layar.
Berdasarkan data terkini, pulau ini dihuni oleh 823 jiwa yang terbagi dalam 232 Kepala Keluarga (KK). Sektor pendidikan di pulau tersebut tercatat melayani sedikitnya 143 anak sekolah yang memerlukan perhatian khusus terkait fasilitas belajar-mengajar.
Dalam agenda kunjungan tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan peninjauan komprehensif terhadap infrastruktur dasar dan pelayanan publik. Fokus utama peninjauan meliputi kesiapan tenaga dan fasilitas medis di puskesmas setempat, ketersediaan sumber air bersih, kondisi gedung sekolah, serta keandalan jaringan komunikasi di wilayah perbatasan.
Selain mengecek fasilitas fisik, Presiden juga meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan masyarakat setempat guna menyerap aspirasi terkait kebutuhan pengembangan ekonomi dan pertahanan di wilayah perbatasan.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan dan penguatan kedaulatan di wilayah-wilayah terisolasi dan terluar Indonesia. (*/ven)
