![]() |
| Penanaman Cabe Hibrida di Pusat Kota Tahuna oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Sangihe. |
SANGIHE, Komentar.co - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan terobosan baru dalam penataan tata ruang kota.
Pihak DLH Sangihe memanfaatkan area sempit di Ruang Terbuka Hijau (RTH) pusat Kota Tahuna untuk menanam sedikitnya 300 pohon cabe hibrida.
Langkah ini diambil sebagai upaya ganda, yakni mempercantik estetika kota sekaligus menyediakan tanaman produktif yang bernilai ekonomis bagi masyarakat setempat.
Penanaman bibit yang menggunakan pupuk organik ini mulai direalisasikan, setelah melalui proses penyemaian selama beberapa minggu.
Kepala DLH Sangihe, Christine Makagansa, menyatakan bahwa inovasi ini diharapkan mampu menjaga kondisi lingkungan agar tetap ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Selain itu, tanaman penyejuk ini berfungsi sebagai filter alami untuk menekan polusi udara di kawasan perkotaan.
"Penanaman akan terus dilakukan hingga ke beberapa tempat yang ada dalam Kota Tahuna. Di samping bisa menjadi alternatif penghematan biaya kebutuhan dalam rumah tangga warga, ini juga berdampak kepada keindahan secara estetika," ujar Christine saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026).
Program penghijauan kreatif ini turut melibatkan partisipasi aktif dari warga Kelurahan Soataloara. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempersiapkan lahan hingga proses perawatan ke depan.
Christine menambahkan, ketika tanaman cabe hibrida tersebut sudah menghasilkan, warga di sekitar RTH diperbolehkan untuk memanennya secara gratis.
"Namun, dihimbau agar masyarakat ikut serta menjaga aset kota ini dari tindakan pengrusakan," pungkasnya.(Vander)
