Notification

×

Iklan

Gubernur Yulius Selvanus dan Forkopimda Sulut Ikuti Rakor Darurat Karhutla bersama Menko Polkam

Tuesday, August 11, 2026 | 12:40 WIB Last Updated 2026-08-11T04:44:01Z
Rakor Penanganan Peningkatan Eskalasi Karhutla secara virtual, Senin (10/8).



SULUT, Komentar.co - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Peningkatan Eskalasi Karhutla yang digelar secara virtual, Senin (10/8/2026).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago ini dilakukan untuk memperketat pengawasan dan memperkuat sinergi lintas instansi guna mengantisipasi perluasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah ancaman cuaca ekstrem dan fenomena El Niño.

Gubernur Yulius Selvanus bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut tampak menyimak langsung arahan penanganan terpadu oleh Menko Polkam, Djamari Chaniago.

Menko Polkam Djamari menyatakan bahwa pemerintah telah mengerahkan kekuatan penuh melalui penguatan operasi darat dan udara. Sebanyak 43 unit helikopter serta 10 hingga 15 pesawat bersayap tetap (fixed-wing) disiagakan untuk mempermudah penanganan pemadaman di area yang sulit dijangkau.

"Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga terus dioptimalkan secara berkala dengan memanfaatkan setiap peluang kemunculan awan hujan," ujar Djamari.

Sementara untuk jalur darat, pemerintah memperkuat infrastruktur logistik lewat penyediaan flexible tank (tangki air portabel) serta pembuatan sumber air alternatif di berbagai titik rawan kebakaran.

Pemerintah Pusat memberikan atensi khusus terhadap enam wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla paling tinggi di Indonesia. Enam provinsi tersebut meliputi: Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran di daerah untuk melakukan penanganan sedini mungkin. Langkah preventif ini diwajibkan agar titik api tidak meluas hingga memicu status tanggap darurat.

Dirinya mengingatkan para gubernur agar terus mempererat kolaborasi antarunsur di wilayah masing-masing. Menurutnya, keberhasilan penanggulangan karhutla bergantung pada kerja kolektif yang melibatkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, kementerian/lembaga, Forkopimda hingga elemen masyarakat pelopor.

Diketahui, dalam Rakor tersebut, Gubernur Yulius Selvanus juga didampingi oleh tim teknis daerah yang terdiri dari Asisten I, Asisten II, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP). (ven)


Post Views: 1843

Iklan

×
Berita Terbaru Update