Notification

×

Iklan

Puncak Dies Natalis ke-62, Fakultas Teknik Unsrat Jadikan Momentum Refleksi dan Jawab Tantangan Masa Depan

Thursday, September 24, 2026 | 22:50 WIB Last Updated 2026-09-26T11:51:08Z
Dies Natalis ke-62 Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi, Kamis (24/9). Foto: Istimewa


MANADO, Komentar.co -
Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi (Fatek Unsrat) sukses menyelenggarakan perhelatan Puncak Perayaan Dies Natalis ke-62, Kamis (24/9/2026).

Momentum ini dijadikan sebagai panggung refleksi mendalam, evaluasi kinerja, sekaligus titik tolak untuk menjawab berbagai tantangan teknologi dan lingkungan di masa depan.

Acara puncak ini dihadiri oleh jajaran senat dan civitas akademika, serta mendapat apresiasi khusus dari jajaran rektorat. Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat, Prof. Ir. Steenie E. Wallah, M.Sc., Ph.D., menegaskan pentingnya memaknai usia ke-62 tahun ini sebagai komitmen peningkatan mutu.

"Dies Natalis ke-62 ini adalah momentum krusial untuk merefleksikan posisi kita saat ini, memetakan tantangan yang membentang, serta menentukan ke mana arah Fakultas Teknik akan kita bawa ke depan," ujar Prof. Steenie Wallah mengutip sambutan tertulis Plt Rektor.

Lebih lanjut, Prof. Steenie menekankan bahwa indikator kemajuan Fatek Unsrat tidak lagi sekadar diukur dari kuantitas atau skala fisik fakultas, melainkan dari bobot kualitas dan besarnya kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen fakultas untuk bertransformasi dari sekadar menciptakan karya menjadi menghasilkan dampak konkret, serta aktif dalam menentukan arah perubahan global.

Sejalan dengan visi tersebut, Dekan Fakultas Teknik Unsrat, Prof. Dr. Eng. Ir. Liany A. Hendratta, M.Si., mengungkapkan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema "Sustainable and Human-centered Engineering for Livable, Transformative, and Ecologically Resilient Environments".

Menurutnya, tema tersebut sengaja dipilih sebagai representasi arah kompas Fatek dalam merespons dinamika masa depan.

"Melalui usia yang baru ini, kita tidak hanya bernostalgia mengenang rekam jejak masa lalu. Kita harus berani mengevaluasi capaian saat ini, membenahi kekurangan, dan merumuskan cetak biru Fakultas Teknik yang ideal bagi generasi masa depan," tegas Prof. Liany.

Ia pun menyerukan agar momentum ini menjadi pemantik kebangkitan bersama untuk melangkah lebih jauh.

Perayaan Dies Natalis ke-62 ini juga diperkaya dengan penyampaian orasi ilmiah secara daring via Zoom oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Republik Indonesia, Prof. Ir. Teuku Faizal Fathani, Ph.D. Dalam paparannya yang bertajuk "Membangun Indonesia Tangguh: Informasi Iklim Sebagai Fondasi Rekayasa Berkelanjutan Dan Pembangunan Masa Depan", Ia mengupas tuntas pentingnya integrasi data iklim dalam dunia teknik sipil dan rekayasa modern untuk membangun infrastruktur Indonesia yang tangguh bencana. (ven)


Post Views: 2317

Iklan

×
Berita Terbaru Update