Bogor,- Wakil Gubernur provinsi Sulawesi Utara Drs Steven O E Kandouw didampingi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dr Kartika Devi Tanos, MARS, mengahdiri Pertemuan Komisi Daerah Lanjut Usia Seluruh Indonesia yang dilaksanakan di Hotel Onih Bogor, Jawa Barat, 23 - 25 Agustus 2018.
Kegiatan yang berlangsung santai namun penuh hikmat ini dibuka langsung oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Andi Hanindito.
Usai mengikuti pertemuan tersebut, Kandouwee mengungkapkan Lansia harus memiliki penaganan yang optimal, hal itu dilihat karena semakin meningkatnya jumlah Lansia yang ada di Sulawesi Utara.
"Penangana terhadap Lansia harus diperbaharui. Komposisi Lansia di tengah-tengah penduduk semakin besar", ucap Kandouw.
Menurutnya, peran Lansia dalam memajukan Bumi Nyiur Melambai sangat diperlukan, untuk itu dirinya mengajak segenap lapisan masyarakat agar melibatkan Lansia bagi kemajuan daerah.
"Lansia bukan lagi objek. Mau tak mau lansia harus dilibatkan juga dalam segala aspek pembangunan”, tandasnya.
Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan guna mendorong kepedulian pemerintah daerah dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta unsur masyarakat dalam mensinergikan pemberdayaan masyarakat untuk kemandirian Lanjut Usia. (*/ven)
Kegiatan yang berlangsung santai namun penuh hikmat ini dibuka langsung oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Andi Hanindito.
Usai mengikuti pertemuan tersebut, Kandouwee mengungkapkan Lansia harus memiliki penaganan yang optimal, hal itu dilihat karena semakin meningkatnya jumlah Lansia yang ada di Sulawesi Utara.
"Penangana terhadap Lansia harus diperbaharui. Komposisi Lansia di tengah-tengah penduduk semakin besar", ucap Kandouw.
Menurutnya, peran Lansia dalam memajukan Bumi Nyiur Melambai sangat diperlukan, untuk itu dirinya mengajak segenap lapisan masyarakat agar melibatkan Lansia bagi kemajuan daerah.
"Lansia bukan lagi objek. Mau tak mau lansia harus dilibatkan juga dalam segala aspek pembangunan”, tandasnya.
Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan guna mendorong kepedulian pemerintah daerah dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta unsur masyarakat dalam mensinergikan pemberdayaan masyarakat untuk kemandirian Lanjut Usia. (*/ven)
