Bitung,- Pemilihan Putera Puteri Bitung tahun 2018 kembali digelar. Sebanyak 33 finalis dari 8 Kecamatan di kota Bitung yang hadir pada karantina hari pertama, siap bersaing menjadi yang terbaik. Wali Kota Bitung, Maximiliaan J Lomban didampingi Ketua Dewan Kesenian Kota Bitung, Khouni Lomban Rawung membuka jalannya kegiatan tersebut yang digelar di Ruang Sidang Lantai IV, Kantor Walikota Bitung, Rabu (26/09/2018).
Dalam sambutannya, Lomban menyampaikan, semua peserta harus mengikuti proses seleksi tersebut dengan sebaik-baiknya dan belajar sebanyak-banyaknya ketika di karantina.
Menurutnya, finalis putra putri Bitung harus memiliki wawasan yang luas tentang Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara dan negara kita Indonesia dalam berbagai bidang serta mampu memperkenalkannya kepada dunia.
"Terutama kota Bitung, apa yang menjadi program pariwisata unggulan yang mampu menarik minat para wisatawan, tempat-tempat bersejarah yang ada, serta sejarah kota Bitung, itu harus tahu”, tutur Lomban.
Dirinya mengingatkan, selama proses penilaian para finalis harus menjaga sikap. Sebab, dengan menjadi finalis Putera Puteri Bitung sudah banyak orang yang akan memperhatikan perilaku mereka.
"Yang paling penting adalah sikap. Tidak hanya percaya diri, memiliki intelegensia, tapi juga harus menjaga sopan santun yang baik”, ujarnya sembari menambahkan para finalis dapat memberikan kemampuan terbaik selama proses penilaian.
Tampak hadir pada kegiatan ini, Ketua Ikatan Putra Putri Bitung, Nick Lomban, Sekertaris Dewan Kesenian Kota Bitung Axsel Galatang dan Instansi terkait lainnya. (*/mm)
Dalam sambutannya, Lomban menyampaikan, semua peserta harus mengikuti proses seleksi tersebut dengan sebaik-baiknya dan belajar sebanyak-banyaknya ketika di karantina.
Menurutnya, finalis putra putri Bitung harus memiliki wawasan yang luas tentang Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara dan negara kita Indonesia dalam berbagai bidang serta mampu memperkenalkannya kepada dunia.
"Terutama kota Bitung, apa yang menjadi program pariwisata unggulan yang mampu menarik minat para wisatawan, tempat-tempat bersejarah yang ada, serta sejarah kota Bitung, itu harus tahu”, tutur Lomban.
Dirinya mengingatkan, selama proses penilaian para finalis harus menjaga sikap. Sebab, dengan menjadi finalis Putera Puteri Bitung sudah banyak orang yang akan memperhatikan perilaku mereka.
"Yang paling penting adalah sikap. Tidak hanya percaya diri, memiliki intelegensia, tapi juga harus menjaga sopan santun yang baik”, ujarnya sembari menambahkan para finalis dapat memberikan kemampuan terbaik selama proses penilaian.
Tampak hadir pada kegiatan ini, Ketua Ikatan Putra Putri Bitung, Nick Lomban, Sekertaris Dewan Kesenian Kota Bitung Axsel Galatang dan Instansi terkait lainnya. (*/mm)
