Bitung,- Peristiwa gempa bumi dan Tsunami yang menimpa beberapa daerah di provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendapatkan perhatian serius dari seluruh daerah di Indonesia termasuk Pemerintah Kota Bitung.
Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban mengatakan bantuan telah dipersiapkan lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, Dinas Sosial dan seluruh masyarakat kota Bitung yang akan diberangkatkan malam ini, Minggu (30/09/2018) mengunakan Kapal Navigasi dari Pelabuhan Navigasi Bitung menuju lokasi bencana di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
“Ini sudah menjadi keharusan bagi kita untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Palu dan Donggala serta beberapa daerah sekitar akibat gempa dan Tsunami”, kata Lomban.
Adapun bantuan yang dipersiapkan disesuaikan dengan apa yang sangat dibutuhkan para korban bencana antara lain tenaga relawan dari BPBD Kota Bitung 13 orang, genset 3 unit untuk membantu pasokan listrik, chainshaw 3 unit dan tenda 3 unit serta 3000 karton mie instan dan masih banyak lagi yang akan dikirimkan pada kloter kedua, yang rencananya akan diberangkatkan pekan depan.
“Semuanya dipersiapkan untuk membantu penanganan darurat bagi pengungsi”, ujarnya sembari berharap bantuan yang disalurkan ini bisa membantu mengurangi beban para korban dan pengungsi.
Diketahui gempa bumi 7,4 SR yang mengguncang beberapa daerah di Sulteng telah mengakibatkan tsunami terjadi di kota Palu dan Donggala, Jumat (28/09/2018) dan telah menewaskan ratusan jiwa serta ribuan penduduk lainnya terisolasi akibat putusnya akses jalan menuju kota Palu. (*/mm)
Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban mengatakan bantuan telah dipersiapkan lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, Dinas Sosial dan seluruh masyarakat kota Bitung yang akan diberangkatkan malam ini, Minggu (30/09/2018) mengunakan Kapal Navigasi dari Pelabuhan Navigasi Bitung menuju lokasi bencana di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
“Ini sudah menjadi keharusan bagi kita untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Palu dan Donggala serta beberapa daerah sekitar akibat gempa dan Tsunami”, kata Lomban.
Adapun bantuan yang dipersiapkan disesuaikan dengan apa yang sangat dibutuhkan para korban bencana antara lain tenaga relawan dari BPBD Kota Bitung 13 orang, genset 3 unit untuk membantu pasokan listrik, chainshaw 3 unit dan tenda 3 unit serta 3000 karton mie instan dan masih banyak lagi yang akan dikirimkan pada kloter kedua, yang rencananya akan diberangkatkan pekan depan.
“Semuanya dipersiapkan untuk membantu penanganan darurat bagi pengungsi”, ujarnya sembari berharap bantuan yang disalurkan ini bisa membantu mengurangi beban para korban dan pengungsi.
Diketahui gempa bumi 7,4 SR yang mengguncang beberapa daerah di Sulteng telah mengakibatkan tsunami terjadi di kota Palu dan Donggala, Jumat (28/09/2018) dan telah menewaskan ratusan jiwa serta ribuan penduduk lainnya terisolasi akibat putusnya akses jalan menuju kota Palu. (*/mm)
