Bali,- Wali Kota Bitung, Max J Lomban SE MSi, didampingi Ketua TP-PKK Kota Bitung, Dra Khouni Lomban-Rawung MSi menghadiri undangan Dirjen Pemerintahan Desa Kemendagri, dalam acara Temu Karya Nasional (TKN) Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Ke-XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel), Jumat (19/10/2018), di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.
Dikatakan Lomban, pada pembukaan kegiatan ini Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo menyampaikan sambutan dan arahan sekaligus mengingatkan soal kebijakan pemerintah dan permasalahan yang terjadi di lapangan.
“Pak Presiden dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa hal, dan mencontohkan sebuah benda terlihat dari jauh indah, ternyata tidak benar-benar indah saat dilihat dari jarak yang dekat. Artinya, jika ingin melihat sesuatu yang utuh seperti melihat pemandangan alam, kita perlu melihat dari jauh sekaligus melihatnya dari dekat”, kata Lomban.
Lomban juga menambahkan, maksud Pak Presiden, banyak sekali kebijakan
yang tidak berjalan karena permasalahan detail di lapangan. Permasalahan kecil yang bisa mengakibatkan gagalnya sebuah pencapaian besar.
“Kegiatan ini akan berlangsung sampai tanggal 21 Oktober 2018, semoga bisa berjalan sesuai jadwa yang ditetapkan,”ungkap Lomban yang turut didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs Jefri Wowiling MSi.
Diketahui, kegiatan ini merupakan Kegiatan tahunan yang diselenggarakan Ditjen Bina Pemerintahan Desa (PMD) Kemendagri dan Kementerian Desa PDTT. Kali ini dalam acara juga menampilkan pameran inovasi desa dan kelurahan se-Indonesia. Dimana setiap stand pameran menampilkan produk-produk lokal unggulan yang menjadi ikon dari masing-masing utusan. (*/mm).
Dikatakan Lomban, pada pembukaan kegiatan ini Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo menyampaikan sambutan dan arahan sekaligus mengingatkan soal kebijakan pemerintah dan permasalahan yang terjadi di lapangan.
“Pak Presiden dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa hal, dan mencontohkan sebuah benda terlihat dari jauh indah, ternyata tidak benar-benar indah saat dilihat dari jarak yang dekat. Artinya, jika ingin melihat sesuatu yang utuh seperti melihat pemandangan alam, kita perlu melihat dari jauh sekaligus melihatnya dari dekat”, kata Lomban.
Lomban juga menambahkan, maksud Pak Presiden, banyak sekali kebijakan
yang tidak berjalan karena permasalahan detail di lapangan. Permasalahan kecil yang bisa mengakibatkan gagalnya sebuah pencapaian besar.
“Kegiatan ini akan berlangsung sampai tanggal 21 Oktober 2018, semoga bisa berjalan sesuai jadwa yang ditetapkan,”ungkap Lomban yang turut didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Drs Jefri Wowiling MSi.
Diketahui, kegiatan ini merupakan Kegiatan tahunan yang diselenggarakan Ditjen Bina Pemerintahan Desa (PMD) Kemendagri dan Kementerian Desa PDTT. Kali ini dalam acara juga menampilkan pameran inovasi desa dan kelurahan se-Indonesia. Dimana setiap stand pameran menampilkan produk-produk lokal unggulan yang menjadi ikon dari masing-masing utusan. (*/mm).
