Notification

×

Iklan

Bersama 15 Kepala Daerah se-Sulut, Gubernur Olly Temui Presiden Jokowi

Tuesday, April 23, 2019 | 00:50 WIB Last Updated 2019-04-22T16:50:20Z
Jakarta,- Gubernur provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama Bupati dan Walikota se-Sulut menemui Presiden Republik Indinesia, Ir Joko Widodo di Istana Kepresidenan untuk menyiapkan rencana peresmian sejumlah proyek prioritas di Bumi Nyiur Melambai, Senin (22/04/2019) di Jakarta.

“Pak Presiden kembali akan datang lagi di Sulut. Proyek-proyek yang kemarin belum diselesaikan dan belum diresmikan, nanti akan diresmikan sesuai yang dijanjikan,” kata Olly kepada sejumlah wartawan di Istana Presiden RI.

Gubernur Olly menyebutkan beberapa proyek yang belum diresmikan, diantaranya Bendungan Kuwil Kawangkoan, Jalan Tol Manado-Bitung dan Pelabuhan Bitung.
“Rencananya diresmikan September atau Oktober 2019 ini. Progresnya sudah seratus persen, tinggal peresmian saja,” ujar Olly. 

Terkait pertemuan tersebut, Gubernur Olly mengakui tatap muka bersama Presiden lengkap dengan Bupati/Walikota se-Sulut belum pernah dilakukan sebelumnya. Tambah dia, pada kesempatan itu, para Bupati/Walikota menyampaikan langsung kepada Presiden Jokowi mengenai proyek-proyek prioritas di daerahnya yang akan direalisasi pada tahun 2020.

“Intinya, arahan Presiden Jokowi yaitu fokus pembangunan sesuai potensi pembangunan Sulut sebagai kota jasa, pariwisata dan perikanan. Dan semua Bupati/Walikota juga menyampaikan hal-hal prioritas pelayanan, pendidikan dan kesehatan,” terang Gubernur Olly.
Usai menemui Presiden Jokowi, Malam harinya Gubernur Olly Dondokambey SE menghadiri acara Penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2019, Senin (22/04/2019) di Ruang Birawa Hotel Bidakara Jl Gatot Subroto Kav 71-73 Jakarta Selatan.

Orang nomor satu di Sulut ini meraih penghargaan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik Tahun 2019 dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menerapkan K3 di semua bidang usaha di Provinsi Sulawesi Utara. Mari kita terus peduli akan Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” kata Olly usai menerima penghargaan tersebut.
K3 Award, sambung Olly merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap pengusaha dan pemerintah daerah yang telah berhasil menyelenggarakan dan menerapkan K3 dengan baik.

Artinya, Pemprov Sulut dinilai dapat membina perusahaan-perusahaan yang ada, yang kemudian menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja.

“Penghargaan yang diberikan ini pastinya akan menjadi kebanggaan. Karena kita mampu memanage dengan baik. Untuk itu, diharapkan pemberian penghargaam akan meningkatkan pembinaan keselamatan dan kesehatan kerja,” tukasnya.
Selain Gubernur Sulut, penghargaan yang sama juga diberikan kepada 16 daerah yang tersebar di Indonesia, di mana berdasarkan Lampiran Surat No. 894/BINWASK3/IV/2019 tanggal 04 April 2019, yakni Gubernur Jawa Timur, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Riau, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Jambi, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Kalimantan Tengah, Gubernur Nangroe Aceh Darussalam, Gubernur Bali, Gubernur Lampung, Gubernur Sulawesi Utara dan Gubernur Sulawesi Tenggara.

Diketahui, K3 Award 2019 turut dihadiri Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, para kepala daerah dan pimpinan perusahaan penerima K3 Award dari seluruh Indonesia. (Advetorial Humas Pemprov Sulut)


×
Berita Terbaru Update