Notification

×

Iklan

Wagub Kandouw Buka Gebyar Hardiknas Sulut 2019

Thursday, April 25, 2019 | 21:46 WIB Last Updated 2019-04-25T13:46:22Z
Sulut,- Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven O E Kandouw Wagub Kandouw menegaskan bahwa dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sulut perlu adanya sinkronisasi antara pemerintah Kabupaten Kota dalam memajukan bersama sektor pendidikan. 

Hal itu disampaikan Kandouw saat membuka secara resmi Gebyar Hardiknas Sulut tahun 2019, Kamis (25/04/2019) yang dilaksanakan di Aula SDM, Kantor Dinas Pendidikan Daerah provinsi Sulut,.

Menurutnya, permasalahan yang timbul dalam upaya memajukan sektor pendidikan harus dicarikan solusi bersama dan tidak saling menyalahkan.

"Harus ada sinergitas untuk masalah pendidikan baik secara horizontal maupun vertikal. Masalah senergitas sering terjadi di kabupaten/kota. Masih ada ego sektoral, hal ini yang ditemukan dilapangan, tidak ada yang ditutupi dan ini harus ada solusi yang baik," katanya.

Lanjut dia, dunia pendidikan Sulut masih masih perlu ditata lagi agar semakin berkualitas. Penempatan guru belum sesuai dengan merit sistem.

“Pemprov Sulut terus berusaha untuk memperbaiki sistem pendidikan seperti dengan memberikan gaji bagi para guru THL setara dengan UMP Sulut, hal tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi para tenaga pendidik untuk terus mengabdi demi kemajuan pendidikan daerah,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, terkait kegiatan Gebyar Hardiknas Sulut, harus ada catatan evaluasi secara bersama, baik mata pelajaran, metodologi, kompetisi evaluasi agar proses belajar mengajar dapat berjalan maksimal. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, Grace Punuh dalam laporannya menyampaikan, dengan dilaksanakanya kegiatan Gebyar Hardiknas serta peringatan Hardiknas kali ini diharapkan dapat menjadi momen utama dalam mencetak generasi bangsa yang berkarakter.

“Kini kearifan lokal dan SDM sangat banyak, arus globalisasi memberikan dampak positif dan negatif. Apabila tidak mengenalkan budaya daerah, maka tidak heran generasi mendatang akan lebih dekat dengan budaya negara lain,” pungkasnya. (*/ven)



×
Berita Terbaru Update