Notification

×

Iklan

Wagub Kandouw Sebut Sarjana Adalah Extraordinay People

Friday, August 16, 2019 | 09:18 WIB Last Updated 2019-08-16T01:18:29Z
Sulut,- Wakil Gubernur provinsi Sulawesi Utara Drs Steven O E Kandouw menyebutkan sarjana itu adalah extraordinary people (orang luar biasa). Menurutnya, hal ini dikarenakan hanya 5 persen penduduk Indonesia yang menjadi sarjana.

Hal itu disampaikan Kandouw dihadapan 1.143 wisudawan dan wisudawati Universitas Sam Ratulangi Manado, pada acara Wisuda Periode I Tahun Anggaran 2019/2020 Lulusan Program Doktor, Magister, Pendididkan Dokter Spesialis 1, Profesi dan Sarjana Universitas Sam Ratulangi di Manado, Kamis (15/08/2019).

Dirinya memotivasi para wisudawan-wisudawati dengan mengibaratkan dua sisi mata uang.

“Jadi ibarat mata uang satu sisi adalah hak dan satu sisi adalah kewajiban yang satu sama lain tidak bisa dipisah-pisahkan satu sama lain. Satu sisi anda sarjana ekspektasi harapan tuntutan begitu tinggi dari pribadi dari keluarga bahkan masyarakat, tapi di sisi lain juga hak anda ini luar biasa,” kata Kandouw. 

Para keluarga wisudawan dan wisudawati, lanjut dia harus bangga karena kelulusan dapat diraih setelah sekian lama mengorbankan tenaga, waktu, biaya dan air mata.

“Suatu hal yang wajar dan normal bahkan menurut hemat saya kalau para wisudawan wisudawati dan para keluarga harus berbangga,” tandasnya.

“Tidak ada kata lain selain syukur dan bangga melihat kebesaran kemegahan yang di raih pada hari ini,” sambungnya lagi.

Lanjut Kandouw, dari seluruh kampus di Indonesia menghasilkan 250.000 sarjana setiap tahunnya dan jumlah lulusan Unsrat hingga kini berjumlah hampir 90.000 wisudawan. 

“Kalau 10 tahun berarti dua juta setengah 50 tahun 12 juta setengah kalau bandingkan dengan jumlah penduduk indonesia sekitar 260 juta sarjana di Indonesia ini belum sampai 5 persen ” ujar Kandouw.

Kandouw membangkitkan semangat dan optimisme seluruh lulusan Unsrat dalam bersaing mencari pekerjaan.

“Menurut catatan BPS, dari 100 persen pencari kerja yang sarjana itu hanya 17,5 persen yang sisanya itu bukan sarjana anda sudah punya hak previlage, kalau ada 5 orang pencari kerja anda prioritas karena anda mengalahkan 4 orang,” ungkapnya. 

Dirinya membeberkan fakta terkait peluang wisudawan dilapangan pekerjaan.

“Menurut catatan juga perusahaan yang dibentuk tahun lalu yang mendapatkan MPWP ijin usaha itu 350.000 sementara sarjana yang dihasilkan cuman 250.000. Logikanya sarjana itu tidak bisa ada yang nganggur,” tutupnya. (*/ven)





×
Berita Terbaru Update