Kepala Dinas Pertanian, Geodfried F Pella kepada wartawan Komentar.co mengatakan, pada tahun ini program Dinas Pertanian bagi kelompok tani yaitu fokus dibidang tanaman pangan holtikultura.
"Program ini untuk meningkatkan produksi dan pedapatan terkait pasokkan dari luar daerah agar menjaga ketersediaan produksi dalam daerah," katanya belum lama ini.
Lanjut dia, program No Rice Holtikultura yang sama juga untuk meningkatkan pedapatan petani sekaligus mengurangi pasokan seperti cabe, tomat termasuk bawang dan sayur sayuran.
"Untuk tahun ini cukup besar dari pengembangan terkait hal ini, Dinas Pertanian sangat mengharapkan kepada pemerintah kecamatan dan pemerintah kampung (Kapitalaung) dapat membentuk kelompok petani dengan lahan yang tersedia," ungkap Pella.
Lebih jauh dikatakannya, ada juga masyarakat menanam, pihaknya siap membantu dan memfasilitasi yang terpenting kelompok petani sudah terbentuk.
"Caranya ajukan proposal ke Kapala Dinas. Kami siap memfasikitasi ditahun ini dan tahun 2020," ungkap Pella.
Dirinya berharap program ini dapat direspon baik karena komitmen kuat bersama para penyuluh atau pedamping untuk membawah pertanian kearah yang lebih baik dan maju.
"Saya harapkan pemerintah kecamamatan dan Kapitalaung merespon kegiatan pertanian. Kami sudah mempersiapkan pupuk antara lain pupuk organik, pupuk kandang dan pupuk cair untuk kebutuhan pertanian," kuncinya. (Yan)
