Itu terjadi ketika harapan mereka mendapat respon dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD).
Bahkan akan merepresentasikan respon dan penghormatannya, OD akan menamakan jalan tol Permesta yang melintasi Minsel sampai Tondano.
"Apa yang dilakukan oleh OD merupakan suatu pengakuan bahwa Permesta bukanlah pemberontakan. Namun perjuangan melawan ketidakadilan. Sebab Permesta di awal tidak pernah berniat memisahkan diri dari Indonesia. Maka dari itu kami salut pada OD," papar tokoh Permesta Jul Umpel.
Dia melanjutkan penamaan jalan tol Permesta memang tepat. Sebab jalur tol tersebut merupakan jalur perjuangan Permesta.
"Baru kali ini ada pemimpin pemerintah yang memberikan apresiasi seperti ini. Kiranya juga melalui penamaan Permesta, dapat mendorong generasi muda meneruskan perjuangan Permesta mencapai keadilan dan kesejahteraan," ungkapnya.
Dirinya berharap Pemprov Sulut dapat memobilisasi generasi muda 'Manguni' bangkit.
"Sekarang bukan lagi dengan angkat senjata. Tapi bagaimana kita dapat menguasai teknologi serta ekonomi. Karenanya kami mendorong majukan dunia pendidikan dan menciptakan iklim ekonomi yang kondusif. Kita tidak bisa lagi hanya mengadalkan komoditi, tapi harus ada teknologi," kuncinya. (Meyvo)
