Minahasa Utara,- Berjuang semampu diri, melupakan arti dari kata lelah, acuh tak acuh dengan berbagai sindiran dan kata pedas disana-sini, kembali Bupati Minahasa Utara DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan, STh maju tak gentar perangi pandemi Covid-19 (Virus Corona).
Wanita petarung yang sudah dikaruniai sepasang putera-puteri dan empat (4) orang cucu ini siang-malam bergerak menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan di wilayah pemerintahannya, Kabupaten Minahasa Utara.
VAP sapaan akrab srikandi Minut ini turun langsung menemui masyarakat dan membagikan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sabun pencuci tangan, hand sanitizer, tong air cuci tangan dan sebagainya, termasuk juga membagikan sembako, makanan, bahkan uang tunai kepada masyarakat terdampak wabah Covid-19.
Selasa (14/04/2020), dengan mengenakan baju APD corona, VAP menyantroni Pasar Airmadidi serta para sopir, penumpang dan masyarakat di Tatelu-Airmadidi.
Bupati perempuan pertama Minut ini memyerahkan APD sambil menghimbau kepada masyarakat untuk bersatu lawan virus corona.
“Caranya dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik, lakukan social distancing dengan menjaga jarak minimal 1 meter dengan keramaian. Torang harus memakai masker dan pastikan masker terpakai dengan benar dan bagian hidung terpasang dengan rapat," ajak wanita cantik yang memiliki nama asli Vonnie itu.
Lanjut VAP, saat hendak batuk atau bersin, biasakan menggunakan tisu, sapu tangan, atau dengan bagian dalam siku lengan.
Menurutnya peran serta masyarakat sangat dibutuhkan guna melawan wabah corona diantaranya dengan tetap melakukan social distancing dengan pola hidup sehat.
"Tinggal dirumah dan lapor petugas kesehatan jika ada keluhan, torang bersatu lawan covid-19,” pinta Bupati VAP.
Diselah-selah aksi kemanusiaan ini, seorang pedagang spontan bertanya, apakah bupati tidak lelah setiap hari turun langsung membantu warga, dengan acuh tak acuh VAP menjawab bahwa ia sudah tidak kenal dengan kata lelah.
"Saya akan ingat kata lelah, ketika kita semua dipastikan sudah aman dan terbebas dari Covid-19. Kalau Pandemi Virus Corona tak lagi memakan korban nyawa di Minut, barulah seorang Bupati boleh bilang lelah," tukas Panambunan sembari tak henti-henti membagi kelengkapan anti virus dan uang saku.
Mariska Pantouw warga Sarongsong I menyampaikan empatinya kepada Bupati VAP yang sangat peduli kepada rakyatnya, disaat wabah virus corona menancam kehidupan.
“Gerakan kami terbatas baik penjual maupun pembeli. pendapatan kami pun berkurang. Bersyukur dengan bantuan dari ibu Bupati VAP ini kami sangat terbantu. Ini sangat bermanfaat. Apapun yang orang katakan tentang Ibu VAP, terbukti masih dia yang terbaik daripada yang lain," ungkapnya. (Baker)


