Notification

×

Iklan

Kerja Rangkap, OD-SK Apresiasi Jubir Satgas Covid 19 Sulut

Sunday, April 12, 2020 | 15:58 WIB Last Updated 2020-04-12T07:58:45Z
Sulawesi Utara,- Satgas Coronavirus Disease (COVID-19) Provinsi Sulut patut diapresiasi. Hal itu disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE (OD) melalui Wakil Gubernur Drs Steven O E Kandouw (SK). 

Apresiasi Duo top eksekutif Sulut ini usai mendapatkan informasi bahwa Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid 19 Sulut, dr Steaven Dandel turun langsung pad pemakaman pasien covid 19 di Desa Wusa, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara.

“Salut untuk dokter Dandel,” ujar Kandouw kepada wartawan melalui pesan di group Whats-App.

Wagub menilai totalitas dan pemberian diri dr Steven Dandel sebagai pejuang kesehatan ditengah wabah corona sangat maksimal. 

“Kasihan dokter (Steaven) so rangkap kerjanya. Jubir sampai tukang antar jenazah,” sambungnya.

Diketahui sebelumnya, pemakaman pasien positif Covid-19, Almarhumah Nonce Wollah (56), warga Desa Wusa, Jaga 1, Kecamatan Talawaan Jumat (10/04/2020) sempat terhambat akibat kekurangan tenaga. Pasalnya jenazah hanya diantar satu orang supir ambulance yang ditemani dua tenaga medis dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dari RSUP Prof Dr R D Kandou Manado.

Jenazah yang tiba dikampung halamannya untuk dimakamkan dengan Prosedur Pemakaman Jenazah Positif Corona tidak dijemput oleh pihak Dinas Kesehatan Minahasa Utara. Pihak keluarga maupun masyarakat setempat enggan mendekat, apalagi turut membantu pemakaman, karena tidak mengenakan APD.

Proses pemakaman sempat molor dari jam yang direncanakan. Melihat situasi ini, wartawan yang sedang melakukan peliputan dilokasi pemakaman menghubungi Jubir Satgas Covid 19 Sulut, dr Steaven Dandel. Tidak menunggu lama, sosok yang dikenal akrab dengan para kuli tinta ini pun tiba dilokasi dengan membawa APD untuk digunakan para relawan yang akan memakamkan jenazah sesuai dengan Prosedur Pemakaman Jenazah Positif Corona.

Mendapat apresiasi dari pimpinannya, dr Steaven tidak lantas berbangga diri. Kepada media ini, dokter yang dikenal ramah ini dengan rendah hati menyebutkan dirinya hanya menjalankan tugas.

Virus Corona yang sudah menjadi pandemi memang menjadi momok menakutkan, tak terkecuali di petugas dari instansi kesehatan. “Soalnya masih banyak teman-teman petugas di Dinkes kabupaten/kota yang ketakutan dan belum siap,” ungkapnya.

Meski begitu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Daerah Provinsi Sulut ini tidak punya pilihan lain selain memberi support kepada jajaran kesehatan di kabupaten dan kota.

“Kita harus support terus. Supaya berikut-berikut lebih siap lagi,” ujar sosok yang dikenal aktif dalam kegiatan rohani dan berbagai aksi sosial dilingkungan tempat tinggalnya, Kelurahan Dendengan-Dalam, kota Manado ini. (ven)



×
Berita Terbaru Update