Minahasa Utara, - Dentuman meriam pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) membuat masyarakat terpuruk dan kelelahan menghadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Di Kabupaten Minahasa Utara sendiri masyarakat patut memanjatkan Doa Syukur kepada Tuhan, sebab sejak WHO menyatakan keberadaan Virus Corona yang wajib di waspadai, ternyata ada juga para tokoh muda yang gencar membagi bermacam bantuan dengan tujuan membantu meringankan beban rakyat.
Kalau di sejumlah media massa hampir setiap hari cukup banyak pemerhati Minut gencar membagi bantuan baik sembako, masker dan uang, ternyata dilain pihak, ada juga pengusaha sukses asal Desa Kaima Kecamatan Kauditan yang tak kalah gencar menyalurkan bantuan kepada banyak pihak dan masyarakat si Minut.
JG (Joune Ganda SE), pengusaha muda plus owner Rae Waya Corporate yang saat ini tinggal di Ibukota Jakarta, ternyata punya tim khusus yang masive bergerak menjangkau masyarakat bawah yang terdampak pandemi COVID-19, di Tanah Kelahirannya Minahasa Utara.
Joune Ganda punya cara khusus dalam menyalurkan bantuan tanpa harus menciptakan kerumunan massa. Menurut Reymon Hakim salah satu orang terdekatnya, Joune Ganda memilih mengutus para relawan untuk membawa langsung bantuan kepada masyarakat yang terdampak, door to door (pintu ke pintu).
“Penyaluran bantuan itu kita lakukan secara sukarela dan tulus, tanpa harus dilihat langsung siapa yang memberi. Kami menyalurkan bantuan lewat rekan-rekan relawan sambil menunggu waktu berakhirnya pandemi covid19 ini," jelas Reymon, (20/5/2020).
Sementara Joune Ganda sendiri ketika dikonfirmasi media ini, enggan berkomentar banyak. Namun saat ditanya mengapa pihaknya jarang mengekspos program membantu masyarakat padahal ia akan maju pemilukada 2020 berpasangan dengan Kevin William Lotulung SH, JG menjawab bantuannya bukan dikolaborasi dengan dongkrak elektabilitas.
"Mendongkrak elektabilitas lewat bantuan, nanti saja. Kami bergerak meringankan beban masyarakat saja dulu, sambil mutus mata rantai virus corona. Jika masyarakat terbebas dari kesusahan dan sehat, otomatis Pemilukada nanti akan berjalan dengan lancar," katanya.
Walau memilih ikut anjuran pemerintah untuk 'stay home' di Jakarta saja, JG yang gemar berolahraga ternyata teliti mengikuti setiap perkembangan di Minut.
Walau tanpa kehadirannya, JG terus mengkordinir jaringannya di Minut untuk terus berbagi dengan konsisten secara perlahan dan tepat sasaran.
"Selagi Tuhan masih beri saya kemampuan dan kesehatan, saya takkan pernah berhenti membantu. Saya merasa bersyukur masih diberikan kesempatan menyalurkan bantuan, meskipun tidak turun secara langsung karena mematuhi himbauan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, tapi saya akan merasa bahagia mampu berbuat untuk Minut tercinta ini,” pungkas Joune Ganda. (Red)
Di Kabupaten Minahasa Utara sendiri masyarakat patut memanjatkan Doa Syukur kepada Tuhan, sebab sejak WHO menyatakan keberadaan Virus Corona yang wajib di waspadai, ternyata ada juga para tokoh muda yang gencar membagi bermacam bantuan dengan tujuan membantu meringankan beban rakyat.
Kalau di sejumlah media massa hampir setiap hari cukup banyak pemerhati Minut gencar membagi bantuan baik sembako, masker dan uang, ternyata dilain pihak, ada juga pengusaha sukses asal Desa Kaima Kecamatan Kauditan yang tak kalah gencar menyalurkan bantuan kepada banyak pihak dan masyarakat si Minut.
JG (Joune Ganda SE), pengusaha muda plus owner Rae Waya Corporate yang saat ini tinggal di Ibukota Jakarta, ternyata punya tim khusus yang masive bergerak menjangkau masyarakat bawah yang terdampak pandemi COVID-19, di Tanah Kelahirannya Minahasa Utara.
Joune Ganda punya cara khusus dalam menyalurkan bantuan tanpa harus menciptakan kerumunan massa. Menurut Reymon Hakim salah satu orang terdekatnya, Joune Ganda memilih mengutus para relawan untuk membawa langsung bantuan kepada masyarakat yang terdampak, door to door (pintu ke pintu).
“Penyaluran bantuan itu kita lakukan secara sukarela dan tulus, tanpa harus dilihat langsung siapa yang memberi. Kami menyalurkan bantuan lewat rekan-rekan relawan sambil menunggu waktu berakhirnya pandemi covid19 ini," jelas Reymon, (20/5/2020).
Sementara Joune Ganda sendiri ketika dikonfirmasi media ini, enggan berkomentar banyak. Namun saat ditanya mengapa pihaknya jarang mengekspos program membantu masyarakat padahal ia akan maju pemilukada 2020 berpasangan dengan Kevin William Lotulung SH, JG menjawab bantuannya bukan dikolaborasi dengan dongkrak elektabilitas.
"Mendongkrak elektabilitas lewat bantuan, nanti saja. Kami bergerak meringankan beban masyarakat saja dulu, sambil mutus mata rantai virus corona. Jika masyarakat terbebas dari kesusahan dan sehat, otomatis Pemilukada nanti akan berjalan dengan lancar," katanya.
Walau memilih ikut anjuran pemerintah untuk 'stay home' di Jakarta saja, JG yang gemar berolahraga ternyata teliti mengikuti setiap perkembangan di Minut.
Walau tanpa kehadirannya, JG terus mengkordinir jaringannya di Minut untuk terus berbagi dengan konsisten secara perlahan dan tepat sasaran.
"Selagi Tuhan masih beri saya kemampuan dan kesehatan, saya takkan pernah berhenti membantu. Saya merasa bersyukur masih diberikan kesempatan menyalurkan bantuan, meskipun tidak turun secara langsung karena mematuhi himbauan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, tapi saya akan merasa bahagia mampu berbuat untuk Minut tercinta ini,” pungkas Joune Ganda. (Red)


