Gubernur Olly: Pekerjaan Harus Selesai Tepat Waktu
Manado,- Progres Proyek pembangunan Rumah Sakit Mata Manado mendapat kritikan dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Pasalnya proyek berbandrol 93 Miliar dan sudah berjalan kurang lebih delapan bulan hingga kini capaiannya baru 46 persen dengan menyisahkan waktu pekerjaan 5 bulan sejak peletakan batu pertama September 2019 lalu.
“Penerbangan Sudah Ada, Tidak ada alasan pekerja Kurang. Pekerjaan harus selesai tepat waktu,” ujar Olly saat menghadiri Topping Of Ceremonial Proyek Rumah Sakit Mata Manado, Jumat (14/08/2020) pagi.
Orang nomor satu di Sulut ini meminta Rumah Sakit Mata selesai tepat waktu sesuai kontrak kerja.
”Walaupun masa Covid-19 pekerjaan harus berjalan jika perlu harus tambah pekerja, Sekarangkan penerbangan sudah ada jadi tidak ada alasan kurang tenaga kerja lalu perkerjaan lambat,” tegasnya.
"Waktu tinggal 5 bulan, tidak panjang cuma pendek waktunya. Saya imbau sama- sama menyesaikan tugas tanggungjawab,” sambungnya.
Top eksekutif Sulut ini pun meminta Rumah Sakit Mata harus sudah beroperasi pada Januari 2021.
Dirinya pun menyinggung, dalam situasi masih Pandemi Covid-19 ini banyak butuh pekerjaan, seharusnya tak ada hambatan cari pekerja dan penyiapan material, apalagi penerbangan telah dibuka.
Sementara itu, General Manager PT Hutama Karya Puji Nur Utomo mengungkapkan, pengerjaan proyek sudah 249 hari dari total 430 hari. “Jadi masih ada sisa hari kontrak 136 hari,” akunya. (*/ven)
Manado,- Progres Proyek pembangunan Rumah Sakit Mata Manado mendapat kritikan dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Pasalnya proyek berbandrol 93 Miliar dan sudah berjalan kurang lebih delapan bulan hingga kini capaiannya baru 46 persen dengan menyisahkan waktu pekerjaan 5 bulan sejak peletakan batu pertama September 2019 lalu.
“Penerbangan Sudah Ada, Tidak ada alasan pekerja Kurang. Pekerjaan harus selesai tepat waktu,” ujar Olly saat menghadiri Topping Of Ceremonial Proyek Rumah Sakit Mata Manado, Jumat (14/08/2020) pagi.
Orang nomor satu di Sulut ini meminta Rumah Sakit Mata selesai tepat waktu sesuai kontrak kerja.
”Walaupun masa Covid-19 pekerjaan harus berjalan jika perlu harus tambah pekerja, Sekarangkan penerbangan sudah ada jadi tidak ada alasan kurang tenaga kerja lalu perkerjaan lambat,” tegasnya.
"Waktu tinggal 5 bulan, tidak panjang cuma pendek waktunya. Saya imbau sama- sama menyesaikan tugas tanggungjawab,” sambungnya.
Top eksekutif Sulut ini pun meminta Rumah Sakit Mata harus sudah beroperasi pada Januari 2021.
Dirinya pun menyinggung, dalam situasi masih Pandemi Covid-19 ini banyak butuh pekerjaan, seharusnya tak ada hambatan cari pekerja dan penyiapan material, apalagi penerbangan telah dibuka.
Sementara itu, General Manager PT Hutama Karya Puji Nur Utomo mengungkapkan, pengerjaan proyek sudah 249 hari dari total 430 hari. “Jadi masih ada sisa hari kontrak 136 hari,” akunya. (*/ven)
