Lantobo: "Sudah saatnya Minut tampil baru namun melekat dengan adat, tradisi dan budaya yang ada"
Minahasa Utara, - Jika nama Theodorus Ch Lasut SH, mungkin belum terlalu banyak dikenal oleh seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa Utara, itu wajar sebab lelaki paruh baya yang ramah ini bekerja diluar negeri.
Tapi jika kita sebut Bos LANTOBO, pasti banyak.masyarakat Minut kenal betul sosok berdarah Lembean yang namanya melejit ke antero Bumi Tonsea dipertengahan tahun 2020 karena menjabat Ketua Umum Relawan Minahasa Utara Kuat (REMIKU).
10 kecamatan.dan ratusan lebih desa pun dilantik. Alhasil, Lantobo bersama Remiku, kian besar dan dikenal seantero Minut.
Remiku yang berkomitmen mendukung menangkan pasangan calon bupati-wakil bupati JG-KWL, selalu saja membuat terobosan, demi mendongkrak elektabilitas pasangan muda yang digemari kaum milenial itu.
Hampir tiap hari Remiku membuat terobosan untuk meyakinkan masyarakat Minahasa Utara (Minut) bahwa JGKWL adalah pilihan yang tepat yang akan menjadikan Minahasa Utara hebat.
"Kali ini kami membagikan ratusan flash disc kepada para pengendara Mikrolet di terminal Airmadidi," jelas Lantobo, Selasa (24/11/2020).
Flash-disc yang dibagi-bagikan Lantobo dan beberapa relawan sudah berisi berbagai musik hiburan. Namun dari sekian lagu yang, terdapat beberapa nyanyian kemenangan untuk JG-KWL.
“Semoga saja kegiatan kali ini bisa membantu sedikit bagi para petarung di jalanan (Mikro), sambil mereka mencari nafkah, mereka dapat mendengarkan lagu dari JGKWL yang alunan lagunya enak untuk didengar, baik itu anak muda maupun orang tua pasti senang ketika mendengarkan alunan lagu dari JGKWL,” tutur Lasut (Lantobo).
Tokoh masyarakat berlatar belakang hukum ini mutlak mendukung JG-KWL, menurutnya, ada alasan yaitu ke dua paslon yang ada sudah pernah memimpin, dan banyak kemiripan.
"17 tahun sudah usia Minut, sudah saatnya Minut tampil baru namun melekat dengan adat, tradisi dan budaya yang ada. Nah, itu semua hanya ada pada JF-KWL saja. Jadi mari torang menangkan JG-KWL untuk 5 tahun kedepan, demi masa depan torang dan generasi milenial Minut," tandas Lantobo.
Dipihak yang sama, Howard Hendrik Marius selaku Sekretaris Umum mengklaim kalau pasangan JG-KWL pasangan enerjik yang dibutuhkan Minut saat ini, apalagi Minahasa Utara sedang terpuruk dalam ancaman krisis Pendapatan Asli Daerah (PAD), akibat diterjang Pandemi Covid 19.
“Mereka adalah figur pemimpin yang selama ini ditunggu oleh masyarakat Minut, hal itu dapat dilihat dari bukti program JG-KWL yang saat ini sudah direalisasikan dan sudah dirasakan oleh masyarakat Minahasa Utara. Mari beri JG-KWL mengantar Minut ke jaman keemasan, agar lima tahun berjalan, torang dapat berbangga karena tanah leluhir.yang kaya-raya ini.dapat dikelolah demi kezejahteraan masyarakat Minut. Berjama JG-KWL,.torang songsong 2021 dengan lapang dada," tutup aktivis Minut berdarah Tonsea Lama itu. (Baker)

