Notification

×

Iklan

Rp 3 Miliar Anggaran Diskominfo Diduga 'Dimutilasi" Tanpa Kordinasi Banggar Dan TAPD Minut

Thursday, October 14, 2021 | 23:44 WIB Last Updated 2021-10-15T04:28:42Z


MINUT, Komentar.co - 
Pemerintahan pasangan Bupati - Wakil Bupati Minut Joune J E Ganda - Kevin W Lotulung (JG-KWL) yang baru seumur jagung, tak henti-hentinya diterpa cobaan, padahal JG-KWL diketahui sudah bekerja maksimal tanpa kenal lelah.

Bayangkan saja, setelah beberapa kekeliruan terpampang didepan mata akibat disengaja maupun tidak oleh sejumlah Kepala SKPD, bahtera kepemimpinan JG-KWL kembali dinodai oleh kebijakan konyol yang bakal berbuntut panjang.

Pasalnya, sejumlah wartawan/media Biro Minahasa Utara (Minut) telah mengendus adanya praktik kebijakan inprosedural, yang diduga kuat terjadi di Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskotikdansa), dimana anggaran kerjasama pemberitaan yang telah diperjuangkan oleh JG-KWL, terindikasi telah 'Dimutilasi' alias dipotong-potong, sehingga berita pemerintahan menjadi tidak maksimal.

"Kami temukan anggaran media yang dialokasikan di APBD Induk 2021 sebesar Rp 3 miliar, separuhnya diduga kuat telah dikebiri Diskodansa (sebesar Rp 1,5 Miliyar) lebih untuk pembangunan dan pengadaan. Kami menduga pergeseran ini sudah inprosedural karena tidak melalui persetujuan Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," ungkap Ketua Forum Jurnalis Minahasa Utara (Forjubir) Joel Polutu.

Menurut Polutu, ia pernah meminta agar kepala Diskotikdansa Theodore Lumingkewas transparan soal anggaran belanja media pada APBD Perubahan ini, sebab hingga saat ini anggaran untuk media tidak tertata di APBD Perubahan karena sepengetahuan Banggar dan TAPD dana untuk belanja media masih ada.

'Harusnya Kadis transparan soal alasan anggaran media digeser serta jujur kepada rekan-rekan media apakah diperubahan anggaran ini, dana untuk media ada atau tidak. Memang benar anggarannya diusulkan, tapi disetujui atau tidak kadis harus sampaikan kepada teman-teman media agar semua jelas. Selain itu anggaran Rp 1, 5 Miliar lebih yang digeser itu akan dikembalikan atau tidak ke pos belanja media,” tukas dia.

Dalam penilaiannya, Kadis Kominfo tidak mampu membangun kemitraan yang baik dengan insan pers, terutama yang melakukan peliputan di kabupaten Minahasa Utara sehingga kegiatan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung tidak tersosialisasi dengan baik melalui media.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Theodore Lumingkewas ketika dikonfirmasi salah satu Wartawan Forjubir, enggan memberi tanggapan, namun ada juga penyampaiannya yaitu, sudah diusulkan lewat APBD-P. (red)












×
Berita Terbaru Update