![]() |
| Pj Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan didampingi Ketua DPRD Sulut, Andi Silangen bersama Menteri Sandiga Uno. Foto: Istimewa |
JAKARTA, Komentar.co - Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan didampingi Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiscus Andi Silangen bersama rombongan melakukan pertemuan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno di Kantor Kemenparekraf RI, Jakarta, Kamis (23/02/2023).
Kunjungan Pj Bupati Tamuntuan bersama rombongan di Kemenparekraf ini dimanfaatkan untuk 'Menjual' potensi wisata Kabupaten Sangihe di hadapan Menteri Sandiaga Uno.
"Ini dilakukan dalam rangka pengembangan Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kepulauan Sangihe," beber Pj Bupati Tamuntuan.
Tamuntuan kepada Menteri Sandiaga Uno memaparkan letak geografis, luas wilayah, jumlah penduduk, jumlah kecamatan, kelurahan, desa/kampung, fasilitas-fasilitas rumah makan dan hotel di Kepulauan Sangihe.
Di sela-sela waktu yang diberikan oleh Menteri Sandiaga, Tamuntuan juga menjelaskan prioritas awal pembangunan pariwisata yaitu lokasi kawasan wisata Boulevard Tahuna dan Kawasan Wisata Mangrove.
"Itu sebabnya Pemda Sangihe mempunyai skala prioritas dalam pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yaitu kawasan wisata di boulvard Tidore dan Kawasan Wisata Mangrove di Kelurahan Tapuang dan Tidore," ungkap Tamuntuan.
Lanjut Tamantuan, Pemda Sangihe berharap apa yang dipresentasikan tentang pariwisata Sangihe bisa langsung ditindak lanjuti oleh Menteri.
"Ini merupakan harapan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sangihe yang secara geografis merupakan tetangga Negara Filiphina," urainya.
Kemenparekraf Sandiaga Uno sangat mengapresiasi apa yang disampaikan Pj Bupati Rinny Tamuntuan.
Menteri Menteri Sandiaga, Kabupaten Kepulauan Sangihe masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nusantara yang terletak di perbatasan dekat dengan lokasi Super Prioritas Nasional yaitu Likupang (Minahasa Utara) yang memiliki potensi alam dan budaya yang luar biasa.
"Karena itu, wisata di Sangihe bisa dipersiapkan untuk masuk dalam skala prioritas dengan potensi alam yang melimpah, tanpa mengesampingkan prosedur persyaratan seperti memiliki lahan, Ripparda, Master Plan dan DED," pungkas Menteri Sandiaga. (Yan)
