Notification

×

Iklan

Fiskal Sulut 2025 Menguat, Kepemimpinan Yulius-Victor Sukses Bawa Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Rata-rata Nasional

Tuesday, April 14, 2026 | 19:06 WIB Last Updated 2026-04-14T11:06:02Z
Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay. Foto: Istimewa


SULUT, Komentar.co -
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay mencatatkan performa keuangan yang solid sepanjang Tahun Anggaran 2025.

Penguatan fiskal ini didorong oleh pengelolaan aset yang progresif serta stabilitas ekonomi daerah yang melampaui rata-rata nasional.

Dalam laporan kinerja keuangan terbaru, realisasi pendapatan daerah tercatat mencapai Rp3,65 triliun atau sebesar 96,38 persen dari target. Kontribusi signifikan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi sebesar Rp1,39 triliun, dengan pajak daerah sebagai motor utama penggerak penerimaan.

Gubernur Yulius Selvanus menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari tata kelola keuangan yang berorientasi pada hasil (result-oriented) dan disiplin fiskal yang ketat.

"Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas penghimpunan pendapatan dan komitmen kami dalam menjalankan instruksi pusat terkait efisiensi belanja, tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur," kata Gubernur Yulius melalui keterangan resminya.

Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, Pemprov Sulut berhasil menekan realisasi belanja daerah pada angka Rp3,32 triliun (91,36%). Meskipun terdapat rasionalisasi pada belanja operasional, pemerintah tetap memprioritaskan belanja modal yang mencapai 94,06 persen untuk memperkuat sarana publik seperti jalan, jembatan, dan irigasi.

Struktur posisi keuangan daerah juga menunjukkan tren positif. Total aset Pemprov Sulut melonjak menjadi Rp11,87 triliun, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp10,78 triliun. Kenaikan ini didominasi oleh aset tetap senilai Rp8,35 triliun.

Di saat yang sama, kewajiban daerah berhasil ditekan hingga ke angka Rp847 miliar. Penurunan utang ini, dibarengi dengan peningkatan ekuitas menjadi Rp11,02 triliun, memperkokoh kapasitas fiskal daerah untuk menghadapi tantangan ekonomi mendatang.

Kesehatan fiskal Sulut selaras dengan capaian indikator makro ekonomi yang kompetitif. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada 2025 tumbuh ekspansif di angka 5,66 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang sebesar 5,11 persen.

Stabilitas harga juga terjaga dengan sangat baik, di mana inflasi per Desember 2025 terkendali pada level 1,23 persen (yoy), jauh di bawah angka inflasi nasional sebesar 2,92 persen. Dampak langsungnya terlihat pada kesejahteraan masyarakat; tingkat kemiskinan pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 6,62 persen, terendah di seluruh kawasan Sulawesi.

Capaian ini menjadi fondasi strategis bagi duet Yulius-Victor untuk mewujudkan visi Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan melalui kemandirian fiskal dan daya tahan ekonomi yang inklusif. (*/ven)




×
Berita Terbaru Update