Notification

×

Iklan

UTBK-SNBT Unsrat 2026 Resmi Berakhir, Pelaksanaan Diawasi Ketat dan Bebas Kecurangan

Thursday, April 30, 2026 | 16:33 WIB Last Updated 2026-04-30T08:33:27Z
Universitas Sam Ratulangi. Foto: Istimewa


MANADO, Komentar.co -
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam rangka Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) tahun 2026 resmi dinyatakan berakhir, Kamis (30/4/2026).

Rangkaian ujian yang menjadi pintu masuk perguruan tinggi negeri terbesar di Bumi Nyiur Melambai ini ditutup secara resmi oleh Ketua Panitia, Prof. Ir. Arthur G. Pinaria, MP., Ph.D., mewakili Rektor Unsrat, Prof. Oktovian B.A. Sompie.


Dalam sambutan penutupnya, Prof. Arthur Pinaria yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor 1 Unsrat, menyampaikan apresiasi mendalam atas kelancaran seluruh tahapan kegiatan.

Ia menilai kesuksesan tahun ini merupakan buah dari sinergi dan profesionalisme seluruh elemen kepanitiaan.

"Keseluruhan kegiatan UTBK-SNBT Unsrat 2026 telah berjalan sangat baik. Hal ini didukung oleh kekompakan semua komponen panitia yang telah bekerja cerdas, bekerja keras, serta bertanggung jawab sesuai fungsi dan peran masing-masing," ujar Prof Arthur.

Senada dengan pihak universitas, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Panitia Pusat, Andi Ridwan Makkulawa, memberikan penilaian positif terhadap performa penyelenggaraan UTBK-SNBT Unsrat Tahun 2026.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Andi Ridwan Makkulawa menyimpulkan bahwa pelaksanaan ujian telah sepenuhnya sejalan dengan regulasi yang ditetapkan pusat.

“Keseluruhan jalannya UTBK-SNBT Unsrat 2026 berlangsung sangat baik. Kami tidak menemukan adanya praktik kecurangan, baik yang dilakukan oleh panitia, pengawas, maupun peserta,” tegas Andi Ridwan.

Andi Ridwan juga menyoroti kesiapan infrastruktur pendukung yang disediakan Unsrat. Menurutnya, standar kenyamanan dan keamanan telah dipenuhi secara optimal melalui penyediaan ruangan ber-AC, koneksi internet yang stabil, serta pemantauan ketat menggunakan monitor CCTV dan penggunaan metal detector di setiap ruang ujian untuk memindai peserta.

Tak hanya aspek teknis ujian, sisi kemanusiaan dan mitigasi risiko kesehatan juga menjadi poin plus.

"Untuk antisipasi gangguan kesehatan peserta, panitia menyediakan posko khusus dan tim medis selama pelaksanaan berlangsung. Panitia telah menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan sangat baik," pungkasnya.

Dengan berakhirnya tahapan UTBK ini, para peserta kini tinggal menunggu pengumuman resmi hasil seleksi untuk menentukan kelulusan mereka di universitas kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara tersebut. (ven)



×
Berita Terbaru Update