![]() |
| Presiden Prabowo Subianto saat berada di Pulau Miangas, Sabtu (9/5). Foto: Istiemewa |
TALAUD, Komentar.co - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026).
Dalam kunjungan ke wilayah paling utara Indonesia tersebut, Kepala Negara menekankan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat fasilitas dasar di sektor kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat di beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Setibanya di halaman SMK Negeri 2 Talaud, Presiden disambut riuh oleh masyarakat dan para siswa yang menyanyikan lagu kebangsaan “Maju Tak Gentar”. Suasana terasa cair saat Presiden menyempatkan diri berinteraksi langsung, bercanda, hingga menari bersama warga mengikuti irama lagu daerah “Tabola Bale”.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan untuk meninjau langsung kondisi nyata masyarakat di pulau terluar.“Saya datang ingin melihat keadaan di Pulau Miangas, pulau terluar Republik Indonesia di paling utara,” ujar Presiden di hadapan warga.
Salah satu poin krusial dalam kunjungan ini adalah tinjauan mendalam pada sektor kesehatan. Setelah mengecek kondisi Puskesmas Miangas, Presiden mengungkapkan adanya temuan mendesak terkait infrastruktur medis yang belum tersentuh perbaikan signifikan dalam waktu lama.
"Menteri Kesehatan berbisik kepada saya, sejak zaman Presiden Soeharto, puskesmas ini belum pernah diperbaiki. Kita akan segera perbaiki seluruh fasilitas kesehatan yang membutuhkan perhatian serius," tegasnya.
Selain kesehatan, sektor pendidikan menjadi prioritas berikutnya. Presiden memastikan bahwa program renovasi sekolah di seluruh Indonesia akan berjalan secara bertahap, termasuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah perbatasan seperti Miangas.
"Semua sekolah akan kita renovasi. Program ini akan berjalan mulai tahun ini hingga dua-tiga tahun ke depan demi memastikan kualitas sarana pendidikan yang layak bagi anak-anak kita di seluruh pelosok negeri," tambah Presiden.
Kunjungan ini diakhiri dengan suasana hangat yang memperlihatkan kedekatan emosional antara pemimpin negara dan warga perbatasan. Bagi masyarakat Miangas, kehadiran Presiden bukan hanya sekadar seremoni kenegaraan, melainkan harapan baru bagi pemerataan pembangunan infrastruktur sosial di wilayah terpencil.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan tersebut sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan perangkat pengamanan wilayah. (*/ven)
