
Ibadah Syukur HUT ke-190 Jemaat Sion Senturm Sendangan, Minggu (17/5).
MINAHASA, Komentar.co - Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, menghadiri ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-190 GMIM Sion Sentrum Sendangan, Wilayah Kawangkoan, Minggu (17/5/2026).
Momentum sukacita ini ini sekaligus dirangkaikan dengan acara pisah sambut dari Pendeta (Pdt) Irma Tumilaar Sondakh M.Th kepada Pdt Intan Wokas Walangitan S.Th.
Ibadah syukur tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Sekretaris Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Bidang Koordinator Program Antar Bidang dan Urusan Rumah Tangga, Pdt Christian Luwuk, M.Th.
Saat membacakan sambutan tertulis Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati (Wabup) yang akrab disapa Vasung ini menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi pelayanan yang telah ditunjukkan oleh pejabat pendeta yang lama.
"Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pendeta Irma Tumilaar Sondakh atas pengabdian serta pelayanan kasihnya selama ini. Serta selamat datang dan selamat menunaikan tugas pelayanan bagi Pendeta Intan Wokas Walangitan. Semoga kehadiran pelayanan yang baru menjadi berkat melimpah bagi jemaat dan masyarakat luas," ujar Wabup Vanda.
Di hadapan ratusan jemaat, Wabup Vanda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menyukseskan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi mikro pasca-pandemi global.
Salah satu langkah konkret yang diserukan adalah pemanfaatan lahan produktif guna menangkal ancaman inflasi pangan.
"Kami mengimbau warga untuk menggalakkan gerakan menanam dengan mengoptimalkan pekarangan rumah masing-masing. Manfaatkan setiap lahan kosong yang ada untuk ditanami komoditas produktif jangka pendek seperti cabai, tomat, dan tanaman pangan lainnya. Langkah mandiri ini sangat krusial untuk memperkuat ketahanan pangan daerah," ajak Wabup Vasung.
Selain itu, isu lingkungan hidup dan tata kelola sanitasi regional juga menjadi poin krusial dalam sambutannya.
Merujuk instruksi langsung dari pemerintah pusat, Pemkab Minahasa menegaskan komitmennya untuk menghentikan operasional Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) pendamping yang tidak memenuhi standar kelayakan lingkungan.
"Berdasarkan surat resmi pemerintah pusat, paling lambat bulan Agustus mendatang seluruh TPA pendamping di daerah-daerah harus ditutup demi mencegah pencemaran tanah, air, serta gangguan kesehatan masyarakat. Sebagai solusinya, pemerintah sedang mengoordinasikan sistem pengelolaan sampah terpadu yang menyasar pemilahan dari hulu atau sejak dari tingkat rumah tangga," tegasnya.
Sementara, agenda pembangunan infrastruktur lokal ikut dipaparkan guna memacu perputaran ekonomi di Wilayah Kawangkoan.
Sektor pariwisata terintegrasi serta fasilitas publik menjadi prioritas realisasi fisik dalam waktu dekat.
Beberapa proyek strategis yang siap dieksekusi antara lain:Akses Destinasi Wisata: Rehabilitasi total infrastruktur jalan penghubung rute Kawangkoan menuju kawasan objek wisata religi Bukit Kasih.Revitalisasi Ruang Publik: Pelaksanaan pembangunan tahap kedua untuk penataan fasilitas Taman Kota Kawangkoan.Sentra Ekonomi Kreatif: Penguatan kawasan Kawangkoan Ba'ombong sebagai episentrum perputaran modal bagi para pelaku UMKM lokal.Fasilitas Umum Baru: Pembongkaran eks-kantor camat lama serta kantor pembantu bupati untuk dialihfungsikan menjadi gedung pelayanan masyarakat yang lebih representatif.
"Oleh karena itu, stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah harus kita jaga bersama-sama agar iklim investasi dan roda ekonomi masyarakat dapat berjalan optimal," tambah Wabup Vanda sebelum menutup sambutan dengan ucapan Selamat Ulang Tahun ke- 190 Jemaat GMIM Sion Sentrum Sendangan.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut antara lain Ibunda Wabup, Detje Sarundajang Laoh Tambuwun, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Bagian Kerja Sama, Camat Kawangkoan, Lurah Sendangan Raya. (Roni)