Notification

×

Iklan

Mudahkan Akses Layanan, Patricia Sumarauw: Mobile JKN Solusi Hemat Waktu

Friday, May 8, 2026 | 02:31 WIB Last Updated 2026-05-07T18:31:44Z
Patricia Sumarauw, peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) BPJS Kesehatan. Foto: Istimewa


MINSEL, Komentar.co -
Senyum cerah tak lepas dari wajah Patricia Sumarauw (35). Warga Kelurahan Rumoong Bawah, Kecamatan Amurang Barat, Minahasa Selatan (Minsel) ini dengan antusias menunjukkan berbagai kemudahan yang ia rasakan berkat Aplikasi Mobile JKN saat menjalani kontrol kesehatan rutin.

Patricia, seorang karyawan swasta yang terdaftar sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) BPJS Kesehatan, merasakan langsung manfaat transformasi layanan digital tersebut.

Sejak tahun 2022 hingga saat ini, ia rutin memantau kondisi kesehatannya ke dokter, dan mengaku sangat terbantu dengan berbagai fitur canggih yang tersedia, terutama fitur antrean online.

Sebelum mengenal aplikasi ini, Patricia kerap menghadapi kendala antrean panjang di fasilitas kesehatan, layaknya pengalaman banyak peserta lainnya. Semua itu berubah drastis sejak ia mulai memanfaatkan teknologi digital ini.

“Dulu harus bangun pagi-pagi sekali hanya untuk mendapatkan nomor antrian. Sekarang tidak perlu lagi. Cukup dari rumah atau tempat kerja, saya bisa menjadwalkan kunjungan ke dokter. Sebagai karyawan swasta yang waktunya terbatas, kemudahan ini sangat membantu saya,” ungkap Patricia, Selasa (05/05/2026).

Menurutnya, kemudahan akses ini memberikan dampak besar karena sangat menghemat waktu dan tenaga. Ia pun merasa lebih nyaman karena pelayanan menjadi lebih tertata dan terjadwal dengan baik.

Tidak hanya soal antrean, Patricia juga sangat mengapresiasi kelengkapan informasi yang transparan dalam satu genggaman. Baginya, Mobile JKN bukan sekadar alat untuk mengambil nomor, melainkan pusat informasi kesehatan yang lengkap. Salah satu fitur yang paling ia nilai adalah Info Ketersediaan Tempat Tidur.

“Kadang kan kita khawatir kalau harus dirujuk, takutnya kamarnya penuh atau tidak ada. Lewat aplikasi ini, kita bisa cek kapasitas kamar secara real-time. Jadi tidak perlu jauh-jauh datang ke rumah sakit hanya untuk bertanya, semuanya sudah terlihat jelas di layar,” jelasnya.

Patricia menilai kehadiran Mobile JKN sebagai bentuk inovasi pelayanan yang sangat solutif, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas padat. Berbagai layanan administrasi dan informasi kesehatan kini dapat diakses kapan saja dan di mana saja hanya melalui satu aplikasi.

Di akhir perbincangan, Patricia mengajak seluruh masyarakat dan peserta JKN untuk segera mengunduh dan memanfaatkan aplikasi ini. Ia menegaskan bahwa seluruh layanan digital di dalamnya dapat dinikmati secara gratis tanpa dipungut biaya.

“Semua layanan di Aplikasi Mobile JKN itu gratis. Saya sangat bersyukur adanya Program JKN ini, benar-benar menjadi sandaran utama saat saya membutuhkan perlindungan kesehatan,” tutupnya.
(Roni)



×
Berita Terbaru Update