![]() |
| Wanita/Kaum Ibu GMIM Imanuel Leilem. Foto: Istimewa |
MINAHASA, Komentar.co - Kontingen Wanita/Kaum Ibu (WKI) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Imanuel Leilem menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan pergelaran Hari Persatuan (Hapsa) WKI Sinode GMIM Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (22/5/2026) hingga Sabtu (23/5/2026) di Wilayah Modoinding, Rayon Minahasa Selatan.
Sebagai salah satu jemaat yang aktif berpartisipasi, WKI GMIM Imanuel Leilem akan unjuk kemampuan dalam tiga cabang perlombaan utama, yakni Paduan Suara kategori Big Choir, Lomba Membaca Mazmur, dan Lomba Busana Gereja.
Ketua WKI GMIM Imanuel Leilem, Penatua (Pnt) Dessy Lontaan, mengapresiasi antusiasme dan komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh anggotanya menjelang hari pelaksanaan.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen dari Leilem ini mengemban misi rohani yang lebih esensial daripada sekadar mengejar status juara.
"Kali ini, WKI Jemaat GMIM Imanuel Leilem akan ambil bagian dalam Ibadah Agung terlebih dahulu, sebelum kemudian mengikuti berbagai cabang lomba yang telah dijadwalkan. Keikutsertaan kami bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi merupakan wujud nyata dari persekutuan dan pelayanan iman," ujar Pnt Dessy Lontaan kepada Komentar.co.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Kerja WKI GMIM Imanuel Leilem, Yansye Santi, membeberkan rincian kesiapan teknis masing-masing bidang lomba. Pada kategori bergengsi Paduan Suara Big Choir, pihaknya akan turun dengan 76 anggota paduan suara yang telah melalui proses latihan intensif dan matang.
"Kontingen paduan suara kami dijadwalkan naik panggung untuk berlomba di lokasi utama, yakni GMIM Sion Pinasungkulan, pada Jumat, 22 Mei 2026, sekitar pukul 17.30 WITA," jelas Yansye merinci jadwal tampil.
Lebih lanjut, Yansye menambahkan bahwa utusan jemaat juga siap bersaing di sektor perlombaan perorangan. Untuk cabang Lomba Membaca Mazmur akan diwakili oleh Ervina Lontaan, sedangkan untuk Lomba Busana Gereja akan menampilkan keserasian dari Glorina Sepang.
Rangkaian persiapan matang yang dilandasi kerja keras ini memicu harapan besar dari seluruh jemaat GMIM Imanuel Leilem. Mereka berharap delegasi WKI yang diutus mampu memberikan penampilan terbaik di atas panggung Sinode, sekaligus menjadikan seluruh talenta yang ditampilkan sebagai sarana suci untuk memuliakan nama Tuhan. (Roni)
