![]() |
| Ibadah Oikumene Pemerintah Kabupaten Minahasa diawal bulan Juni 2026. Foto: Istimewa |
MINAHASA, Komentar.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar Ibadah Oikumene awal bulan Juni di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Rabu (3/6/2026). Kegiatan keagamaan rutin ini dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD), Wakil Bupati Vanda Sarundajang, Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong, serta jajaran pimpinan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Minahasa.
Ibadah dipimpin oleh Pendeta Yvonne Indria Awuy Lantu yang membawakan refleksi firman Tuhan berdasarkan kitab Mazmur 65:5. Dalam khotbahnya, Pdt. Yvonne mengingatkan seluruh pegawai bahwa menjaga kedekatan dengan Tuhan merupakan fondasi utama untuk memperoleh kekuatan serta hikmat dalam menjalankan tanggung jawab profesi sehari-hari.
Sementara, Bupati Robby Dondokambey dalam kesemptan itu menegaskan bahwa agenda ibadah ini bukan sekadar pemenuhan rutinitas formalitas organisasi.
"Kegiatan spiritual ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh integritas moral dan iman dasar pegawai demi mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang bersih, akuntabel, serta transparan," kata Bupati Robby.
Dalam forum tersebut, Bupati Robby turut menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Kabupaten Minahasa yang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya secara beruntun dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Kendati demikian, ia mengingatkan jajarannya agar tidak terlena dengan capaian tersebut dan mendesak percepatan penyelesaian seluruh rekomendasi yang diberikan BPK.
Lebih lanjut, top eksekutif Minahasa ini menyampaikan bahwa menjelang pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) mendatang, maka warga Minahasa dihimbau untuk mengedepankan kedewasaan berpolitik.
Peran ASN juga disorot tajam agar tetap menjaga netralitas serta berfungsi sebagai perekat kebersamaan di tengah masyarakat guna mencegah polarisasi sosial.
Menutup arahannya, Bupati Robby mengingatkan seluruh instansi terkait dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi bencana longsor akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sulut akhir-akhir ini.
Di sisi lain, Dirinya membawa kabar baik terkait kepastian pencairan hak pegawai, di mana Gaji ke-13 bagi ASN Minahasa dijadwalkan cair sepenuhnya pada bulan Juni 2026 ini. (Roni)
