Notification

×

Iklan

Pemprov Sulut dan PLN Pacu Program Listrik Desa di 96 Lokasi

Thursday, June 4, 2026 | 12:48 WIB Last Updated 2026-06-04T04:48:44Z
Gubernur Yulius Selvanus saat menerima kunjungan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Rabu (3/6). Foto: Istimewa


SULUT, Komentar.co -
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) memacu pelaksanaan Program Listrik Perdesaan (Lisdes) Tahun 2026 guna membuka akses energi di wilayah terpencil dan kepulauan.

Upaya ini ditegaskan dalam pertemuan audiensi antara Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dengan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo di Manado, Rabu (3/6/2026).

Program Lisdes yang merupakan salah satu proyek prioritas Presiden RI ini dilaksanakan berdasarkan penugasan resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dalam pelaksanaannya, PLN bersiap melakukan perluasan jaringan distribusi secara masif di Sulawesi Utara melalui dua tahapan, yakni pembangunan di 82 lokasi pada Tahap I dan disusul 14 lokasi pada Tahap II.

Gubernur Yulius Selvanus menyatakan bahwa kehadiran listrik bukan sekadar untuk penerangan, melainkan esensi dari keadilan sosial dan penggerak ekonomi.

Ia menegaskan tidak boleh ada warga Sulut, khususnya di wilayah terpencil dan pulau terluar, yang tertinggal dari kemajuan akibat keterbatasan akses energi.

"Dengan mengalirnya arus listrik ke desa-desa, pemerintah membuka jalan bagi anak-anak untuk belajar dengan layak dan membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha," ujar Gubernur Yulius.

Sebagai solusi konkret untuk wilayah kepulauan yang sulit dijangkau jaringan kabel konvensional, Pemprov Sulut bersama PLN akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga lokasi. Wilayah kepulauan yang menjadi sasaran proyek inovatif ini meliputi Desa Beeng Darat, Desa Kahakitang, dan Desa Para.

Merespons tantangan medan dan birokrasi yang dihadapi PLN, Pemprov Sulut memberikan jaminan dukungan penuh. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat seluruh proses perizinan serta memfasilitasi penyelesaian izin Right of Way (ROW) atau pembebasan jalur jaringan listrik guna menghindari hambatan sosial di lapangan.

Selain itu, dukungan Pemprov Sulut mencakup fasilitasi hibah lahan untuk infrastruktur PLTS, kemudahan akses jalan dan jembatan, hingga pengerahan alat berat untuk lokasi dengan tingkat kesulitan medan yang tinggi.

Sinergi ini diharapkan menjadi lompatan besar untuk mencapai target elektrifikasi menyeluruh di Bumi Nyiur Melambai.

Dalam pertemuan strategis tersebut, Gubernur turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang, para Asisten Sekda, serta Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulut. (*/ven)



×
Berita Terbaru Update