Notification

×

Iklan

Lobi Gubernur Yulius Sukses, Kementan RI Kucurkan Bantuan Pertanian Skala Besar untuk Sulut

Thursday, June 4, 2026 | 11:37 WIB Last Updated 2026-06-04T03:37:28Z
Foto: Istiemewa


SULUT, Komentar.co -
Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) secara signifikan meningkatkan alokasi bantuan program pertanian untuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan jaringan strategis yang dibangun oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE.

Salah satu peningkatan paling signifikan terjadi pada program penanaman jagung. Alokasi lahan yang awalnya direncanakan hanya sebesar 15.000 hektar, kini melonjak tajam lebih dari tiga kali lipat menjadi 50.000 hektar.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Nova Wilhelmina Pangemanan, menyatakan bahwa keberhasilan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain itu, program ini ditargetkan dapat mendongkrak kesejahteraan petani di seluruh wilayah Bumi Nyiur Melambai.

"Hingga Juni 2026, proses realisasi kontrak di Kementan RI serta distribusi logistik ke berbagai daerah telah berjalan dengan rincian; Kabupaten Bolaang Mongondow Bolmong 73 ton benih jagung telah disalurkan untuk lahan seluas 4.900 hektar. Kabupaten Minahasa Selatan 30 ton benih untuk 2.000 hektar telah disalurkan, sementara 4.000 hektar sisanya masih dalam proses kontrak," jelasanya.

"Kabupaten Minahasa Utara 53 ton benih untuk lahan 3.500 hektar dijadwalkan tiba pada minggu ketiga Juni 2026.Kota Tomohon 10,5 ton benih untuk luasan 700 hektar telah disalurkan. Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan 37,5 ton benih untuk lahan seluas 2.500 hektar telah disalurkan. Kabupaten Minahasa Tenggara 60 ton benih untuk lahan 4.000 hektar sedang dalam proses penyaluran ke tingkat petani," sambungnya.

Sementara untuk wilayah kabupaten dan kota lain yang belum menerima, saat ini masih berada dalam tahap pengusulan, seleksi, serta verifikasi Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) ke Kementan RI.

"Selain bantuan benih, pemerintah pusat juga merealisasikan bantuan Alat Mesin Pertanian atau Alsintan modern berupa Traktor Besar Roda Crawler. Bantuan mekanisasi ini akan dialokasikan ke sejumlah wilayah, meliputi Bolaang Mongondow 5 unit, Minahasa 5 unit, Minahasa Selatan 3 unit, Minahasa Tenggara 3 unit, Bolamongondow Selatan 3 unit dan Kotamobagu 3 unit," urainya.

Lanjut Pengemanan, pengiriman traktor dari pusat saat ini sedang menunggu kelengkapan administrasi berupa nama-nama kelompok tani usulan dari penyuluh dan dinas terkait. Prosedur ini mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 2 Tahun 2026.

Selain itu, Pangemanan menambahkan bahwa sektor infrastruktur pengairan juga mendapat perhatian besar melalui alokasi Bangunan Konservasi Air di 40 titik.

"Proyek ini mencakup pembangunan DAM Parit, long storage, dan embung. Program tersebut diperkuat dengan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (PITER) serta Optimalisasi Lahan Sawah seluas 3.000 hektar yang difokuskan pada lahan eks-cetak sawah," tutupnya sembari menambahakan, untuk pelaksanaan seluruh program tersebut, maka Dinas Pertanian di tingkat kabupaten dan kota diimbau untuk bergerak cepat dalam mengirimkan usulan kelompok tani penerima manfaat agar dampak bantuan bisa segera dirasakan oleh masyarakat luas. (*/ven)



×
Berita Terbaru Update