Notification

×

Iklan

Disaksikan RD-Vasung, Martina Dondokambey Lengkong Resmi Lantik Ketua TP PKK Desa Se-Minahasa

Wednesday, July 29, 2026 | 13:41 WIB Last Updated 2026-07-29T05:41:51Z
Pelantikan Ketua TP PKK Desa se-Kabupaten Minahasa, Selasa (28/7). Foto: Istimewa


MINAHASA, Komentar.co -
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Minahasa, Martina W. Dondokambey Lengkong, secara resmi melantik Ketua TP PKK Desa se-Kabupaten Minahasa masa jabatan 2026–2034 di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Selasa (28/7/2026).

Pelantikan ini menandai dimulainya masa bakti delapan tahun ke depan bagi TP PKK ditingkat Desa.

Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD), Wakil Bupati Vanda Sarundajang (Vasung), Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, serta jajaran kepala pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Minahasa.

Dalam arahannya, Martina W. Dondokambey Lengkong menegaskan bahwa jabatan baru ini merupakan sebuah panggilan pengabdian yang murni dan tanpa pamrih. Ia menekankan agar momentum pelantikan ini dijadikan titik tolak kebangkitan gerakan pemberdayaan keluarga dari level terbawah.

"Jabatan ini bukan tentang gelar atau pengakuan, melainkan tentang pengabdian tanpa pamrih. Jangan pernah berkecil hati, sebab dari tangan-tangan andalah perubahan besar bermula. Setiap senyum hangat di Posyandu dan setiap pelatihan yang Anda pimpin adalah bagian dari pembangunan yang hakiki," ujar Martina di hadapan para kader yang baru dilantik.

Istri tecinta Bupati Minahasa ini turut menjabarkan empat instruksi strategis yang wajib diimplementasikan segera oleh seluruh Ketua TP PKK Desa, yaitu; Pertama, Pemberdayaan Akar Rumput: Menghidupkan kembali roh gotong royong dan terjun melakukan pelayanan langsung di tengah keluarga.

Kedua, Sinkronisasi Rencana Kerja: Mengolaborasikan program PKK dengan kebijakan pemerintah desa agar terakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) serta mengoptimalkan Dana Desa 2026 untuk program ketahanan ekonomi (UP2K), revitalisasi Posyandu, dan pelestarian lingkungan.

Ketiga, Intervensi Stunting: Berfokus tajam pada pencegahan spesifik dan sensitif, mulai dari pengawasan berkala remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, hingga pemantauan tumbuh kembang balita.

Keempat, Akurasi Data Kontemporer: Memanfaatkan data yang valid dan aktual sebagai landasan mendesain rencana kerja agar seluruh stimulus program tepat sasaran.

Martina menambahkan bahwa jabatan ini bukan tentang gelar atau pengakuan, melainkan tentang pengabdian tanpa pamrih. Jangan merasa kecil hati, sebab dari tangan-tangan andalah perubahan besar dimulai. Setiap senyum hangat di Posyandu dan pelatihan yang dipimpin adalah bagian dari pembangunan yang hakiki.

"Saya juga mengingatkan para kader untuk bekerja dengan ketulusan hati demi menghadirkan dampak abadi bagi kesejahteraan keluarga di Minahasa," tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyatakan dukungannya dengan menyebut Ketua TP PKK Desa sebagai garda terdepan dalam menyukseskan program prioritas daerah.

Menurutnya, kesuksesan pembangunan daerah mustahil dicapai jika hanya bersandar pada kinerja jajaran pemerintah semata tanpa partisipasi aktif warga.

"Para ketua TP PKK Desa yang mengemban amanah panjang hingga tahun 2034 ini mampu memosisikan diri sebagai teladan, motivator, sekaligus motor penggerak yang andal," pesan Bupati Robby sembari mengingatkan poin-poin krusial yang mendesak untuk diselesaikan di tingkat desa, yitu mencakup percepatan penurunan angka stunting secara menyeluruh, penguatan ketahanan pangan lewat pemanfaatan lahan pekarangan, pembinaan UMKM domestik, minimalisasi penggunaan plastik sekali pakai, manajemen pengelolaan sampah serta pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
(Roni)




Iklan

×
Berita Terbaru Update