![]() |
| Foto: Istiemwa |
SANGIHE, Komentar.co - Pemandangan tidak biasa terlihat di kawasan pertokoan Kota Tahuna, kompleks Megaria Market dan Pasar Towo'e e Kabupaten Kepulauan Sangihe, dalam sepekan terakhir.
Kendaraan yang hendak keluar dari area parkir kompleks Megaria Market dan Pasar Towo'e kini berhadapan langsung dengan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta jajaran pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sangihe yang bertugas memungut retribusi parkir.
Langkah ini diambil karena DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe tengah menyelenggarakan agenda uji petik di lapangan. Skema audit acak ini bertujuan untuk memetakan potensi riil daerah serta memastikan mekanisme pemungutan retribusi parkir selaras dengan pencatatan administratif.
Hasil dari uji petik ini nantinya akan dijadikan acuan penting agar penyusunan target pendapatan dalam APBD menjadi lebih akurat, realistis, dan tepat sasaran. Melalui metode pengambilan sampel langsung ini, lembaga legislatif berupaya mengaudit kesesuaian data di lapangan guna meminimalkan risiko kebocoran anggaran serta mencegah potensi penyimpangan sistemik yang dapat merugikan kas daerah.
Pantauan Media Online Komentar.co di pusat pertokoan Tahuna, Jumat (24/7/2026), aktivitas pemungutan retribusi parkir oleh staf Sekretariat DPRD Sangihe terpantau berjalan aktif dan tertib. Informasi yang diperoleh bahwa pengambilalihan tugas sementara ini berlangsung selama enam hari, terhitung sejak Senin, 20 Juli hingga Sabtu, 25 Juli 2026 mendatang.
Fenomena tersebut langsung memantik sorotan dan menjadi bahan perbincangan hangat di tengah masyarakat, bahkan sempat viral di platform media sosial. Pasalnya, penagihan retribusi parkir di wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai tugas dan wewenang melekat dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Selama agenda berlangsung, petugas Dishub tampak melakukan pendampingan dan membantu pengawasan di lokasi.
Salah seorang pengendara motor yang ditemui usai membayar retribusi mengonfirmasi bahwa keterlibatan pegawai dewan ini sudah berlangsung sejak awal pekan.
Ia berharap aksi turun lapangan ini melahirkan perubahan positif.
"Iya, benar, sudah dari hari Senin kemarin pegawai dewan yang turun langsung menagih retribusi parkir di sini. Semoga lewat langkah ini, ada evaluasi total agar pengelolaan perparkiran di Sangihe ke depannya bisa jauh lebih baik," ujar warga tersebut singkat sebelum meninggalkan lokasi. (Vander)
