Notification

×

Iklan

Sinergi Unsrat-TNI AD: Bangun Infrastruktur Desa di Kabupaten Talaud

Friday, July 24, 2026 | 09:31 WIB Last Updated 2026-07-24T01:31:37Z
Foto: Istimewa


TALAUD, Komentar.co -
Memasuki pekan kedua, program Karya Bakti Skala Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Kepulauan Talaud terus menunjukkan progres signifikan.

Program sinergis yang memadukan kekuatan militer, akademisi, dan masyarakat lokal ini fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur fasilitas umum serta pemukiman warga di wilayah perbatasan.

Aktivitas kemanunggalan yang melibatkan prajurit Kodam XIII/Merdeka beserta dosen dan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado tersebut terpantau berjalan masif di sejumlah titik strategis, Kamis (23/7/2026).

Program ini sendiri telah resmi bergulir sejak dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, pada Rabu, 15 Juli 2026 lalu.

Berdasarkan data lapangan, intervensi pembangunan fisik kedeputian karya bakti ini tersebar di empat lokasi utama dengan sasaran kebutuhan yang berbeda:

Renovasi Hunian di Desa Rainis: Melalui koordinasi di Posko Desa Rainis, tim gabungan berfokus membedah dan memperbaiki rumah-rumah warga yang tidak layak huni. Langkah ini diambil guna menjamin pemenuhan kebutuhan hunian yang lebih sehat, aman, dan memadai bagi masyarakat setempat.

Akses Transportasi Jembatan Taloara: Mengantisipasi kendala mobilitas logistik dan warga, satgas karya bakti melakukan pembangunan jembatan darurat secara cepat di kawasan Jembatan Taloara. Infrastruktur temporer ini diposisikan sebagai jalur konektivitas vital sebelum proyek jembatan permanen mulai dikerjakan oleh pemerintah.

Fasilitas Komunal di Desa BludeBertempat di sekitar Lapangan Bola Essang, Kecamatan Essang, personel TNI, civitas akademika Unsrat, dan warga mendirikan infrastruktur menyerupai rumah panggung. Bangunan ini diproyeksikan menjadi pusat kegiatan sosial dan fasilitas komunal yang multi-fungsi untuk warga desa setempat.

Peningkatan Jalan di Desa Bantik Lama: Penataan kawasan pemukiman juga menyasar Posko Beo di Desa Bantik Lama melalui program pemasangan jalan paving. Proyek ini ditargetkan mampu mempermudah aksesibilitas harian warga sekaligus mengeliminasi masalah jalan becek saat musim penghujan.

Melalui integrasi lintas sektor ini, Karya Bakti Skala Besar TA 2026 tidak hanya menitikberatkan pada pemulihan fisik daerah, namun juga menjadi ruang pengabdian nyata perguruan tinggi dalam menyokong ketahanan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah beranda terdepan Indonesia. (ven)



Iklan

×
Berita Terbaru Update