Notification

×

Iklan

Menaker Yassierli: MagangHub Jadi Jalur Efektif Industri Jaring Talenta Siap Pakai

Wednesday, July 22, 2026 | 10:17 WIB Last Updated 2026-07-22T02:17:24Z
Menaker Yassierli saat meninjau langsung implementasi MagangHub di PT Adyawinsa Electrical and Power (AEP) di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026). Foto: Biro Humas Kemnaker


JABAR, Komentar.co -
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Program Magang Nasional (MagangHub) menjadi solusi rekrutmen yang efektif bagi sektor industri untuk menjaring tenaga kerja siap pakai sesuai standar dunia usaha. Kebijakan ini dinilai mampu memangkas celah ketidaksesuaian (mismatch) antara kompetensi lulusan pendidikan dan kebutuhan pasar kerja.

Hal tersebut disampaikan Menaker Yassierli saat meninjau langsung implementasi MagangHub di PT Adyawinsa Electrical and Power (AEP), sebuah perusahaan manufaktur dan penyedia solusi energi yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Selasa (21/7/2026).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Yassierli memantau proses pembelajaran lapangan dan berdialog dengan manajemen perusahaan. Berdasarkan evaluasi di PT AEP, MagangHub terbukti memberikan nilai tambah yang signifikan dalam proses penyaringan karyawan baru (talent acquisition).

"Berdasarkan masukan dari manajemen perusahaan, Program Magang Nasional memberikan manfaat yang nyata. Perusahaan memiliki kesempatan untuk membina, mendampingi, sekaligus menilai kompetensi calon tenaga kerja secara langsung sebelum memutuskan untuk merekrut mereka sebagai karyawan," ujar Yassierli.

Ia menambahkan, mekanisme ini memberikan kepastian yang lebih tinggi bagi pelaku usaha dalam mendapatkan pekerja berkualitas. Melalui proses magang, pemantauan terhadap kompetensi teknis, adaptasi lingkungan, hingga etos kerja kandidat dapat dilakukan secara simultan sebelum ikatan kerja permanen dimulai.

Hingga saat kunjungan dilakukan, PT AEP tercatat telah mengangkat 8 alumni program MagangHub menjadi karyawan tetap setelah mereka dinilai memenuhi kualifikasi dan kebutuhan operasional perusahaan.

Bagi para pencari kerja, khususnya lulusan baru (fresh graduate) dari perguruan tinggi yang minim pengalaman, MagangHub menjadi platform strategis untuk membangun portofolio profesional. Melalui program ini, peserta mendapatkan paparan langsung terhadap dinamika industri nyata, mengasah keahlian praktis, serta memperbesar peluang serapan kerja.

Yassierli menekankan bahwa keberhasilan serapan alumni magang menjadi karyawan tetap mempertegas urgensi penguatan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan. Langkah kolaboratif ini krusial demi menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif.

"Kami ingin Program Magang Nasional menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan industri akan tenaga kerja yang kompeten dengan talenta-talenta muda Indonesia yang siap berkembang. Dengan demikian, produktivitas perusahaan meningkat, sementara lulusan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan yang layak," kata Menaker.

Diketahui, program Magang Nasional sendiri merupakan salah satu program prioritas yang diamanatkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Kebijakan ini dirancang sebagai langkah strategis nasional untuk mempercepat penyelarasan (link and match) dunia pendidikan dengan dunia kerja, mendongkrak kualitas SDM, serta menekan angka pengangguran terbuka.

Guna memperluas dampak positif program, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen untuk terus merangkul dan memperluas kemitraan dengan dunia usaha di berbagai sektor industri lainnya.

Turut hadir mendampingi Menaker dalam peninjauan tersebut antara lain Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Darmawansyah, serta Administration Director PT Adyawinsa Electrical and Power (AEP) Ign. Ilham Chrisbijantiro. (*/red)




Iklan

×
Berita Terbaru Update