![]() |
| Sekda Minahasa, Lynda Watania saat memimpin Rakor persiapan pelaksanaan Pengucapan Syukur dan Nobar Semifinal Piala Dunia, Senin (3/7). Foto: Istiemewa |
MINAHASA, Komentar.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa mematangkan persiapan dua agenda besar daerah, yakni tradisi Pengucapan Syukur dan Nonton Bareng (Nobar) Semi Final Piala Dunia. Pemantapan ini dibahas secara komprehensif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor yang berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Senin (13/7/2026).
Rakor dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Lynda Watania didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Riviva Maringka serta Asisten Administrasi Umum, Yani Moniung.
Dalam arahannya, Sekda Lynda Watania menginstruksikan seluruh elemen birokrasi untuk terlibat aktif dan bersinergi demi memastikan kedua acara berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
"Seluruh OPD dan instansi terkait wajib mendukung serta mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan ini. Persiapan harus dilakukan secara maksimal," ujar Lynda tegas.
Ia menjelaskan bahwa Pengucapan Syukur merupakan bentuk pelayanan sekaligus tanggung jawab moral pemerintah kepada masyarakat. Oleh sebab itu, manajemen koordinasi dan dukungan lintas sektor harus dipastikan berjalan optimal tanpa kendala.
Di sisi lain, Pemkab Minahasa juga memberikan perhatian khusus pada penyelenggaraan Nobar Final Piala Dunia. Kegiatan massal ini tidak hanya diposisikan sebagai panggung hiburan masyarakat, melainkan dirancang sebagai stimulus ekonomi daerah.
Pemerintah daerah berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan di lokasi Nobar. Langkah ini diambil sebagai strategi konkret untuk memicu perputaran uang di tingkat akar rumput sekaligus mendukung program pengendalian inflasi daerah.
"Melalui kegiatan nobar ini, kita berharap perputaran ekonomi semakin bergerak. Ini menjadi salah satu langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," tambah Lynda.
Menutup jalannya Rakor, Watania mengimbau seluruh warga Minahasa untuk memaknai dan merayakan momentum Pengucapan Syukur dalam bingkai kesederhanaan, penuh sukacita, serta menjauhi perilaku konsumtif yang berlebihan.
Kolaborasi solid antara pemerintah, instansi vertikal, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu melahirkan dampak ekonomi yang berkelanjutan dan menjaga stabilitas keamanan daerah.
Diketahui, Rakor ini turut dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seluruh Camat dan perwakilan instansi terkait. (Roni)
