Notification

×

Iklan

Kapolri Mutasi 424 Perwira, Sejumlah Posisi Strategis Mabes dan Polda Berganti Kepemimpinan

Monday, August 31, 2026 | 12:39 WIB Last Updated 2026-08-31T04:39:19Z
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. Foto: Istiemewa


JAKARTA, Komentar.co -
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan penyegaran organisasi besar-besaran dengan merotasi dan memutasi 424 Perwira Tinggi (Pati) serta Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Korps Bhayangkara.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari dinamika pembinaan karier dan penguatan kinerja institusi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Kebijakan tersebut secara resmi tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Ketiga telegram tersebut terdaftar dengan nomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengonfirmasi bahwa dari ratusan personel yang masuk dalam daftar mutasi tersebut, sebanyak 344 personel di antaranya mendapatkan promosi atau penempatan jabatan baru.

Sementara itu, sebagian personel lainnya dimutasi dalam rangka menyelesaikan pendidikan, persiapan keberangkatan pendidikan, hingga memasuki masa purnatugas (pensiun).

"Mutasi dan rotasi ini merupakan bagian dari dinamika internal organisasi sekaligus proses pembinaan karier personel. Penempatan pada posisi baru didasarkan pada kebutuhan organisasi, kompetensi, pengalaman, serta tantangan tugas ke depan," ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Dalam perombakan kali ini, sejumlah posisi penting di tingkat Markas Besar (Mabes) Polri mengalami pergantian. Jabatan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) kini resmi diamanahkan kepada Irjen Pol. Roycke Harry Langie, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara.

Ia menggantikan Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran yang kini beralih tugas menjadi Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun. Sementara itu, kursi Kapolda Sulawesi Utara yang ditinggalkan oleh Roycke diisi oleh Brigjen Pol. Yudo Hermanto, yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Karopaminal Divpropam Polri.

Perubahan kepemimpinan juga menyasar posisi Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM). Irjen Pol. Jawari ditunjuk menggantikan Irjen Pol. Anwar yang memasuki masa pensiun sebagai Pati SSDM Polri.

Pada struktur staf ahli, jabatan Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri kini dipercayakan kepada Irjen Pol. Ruslan Ependi. Ia menggantikan Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak yang dimutasikan sebagai Pati Sahli Kapolri dalam rangka pensiun. Untuk posisi Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri, Kombes Pol. Ian Rizkian Milyardin ditunjuk menggantikan Kombes Pol. Yudi Arkara Oktobera yang mendapat promosi sebagai Karobinopsnal Baharkam Polri.

Rotasi kepemimpinan regional juga menyentuh wilayah Indonesia Timur. Brigjen Pol. Hengki Haryadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Riau, mendapat promosi jabatan sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Ia menggantikan Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru yang ditarik ke Lemdiklat Polri sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim.

Posisi Wakapolda Riau yang ditinggalkan Hengki diisi oleh Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, yang bergeser dari jabatan Wakapolda Gorontalo. Adapun posisi Wakapolda Gorontalo selanjutnya ditempati oleh Kombes Pol. Dedy Suhartono yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri.Selain itu, penyegaran juga terjadi di wilayah Maluku Utara. Brigjen Pol. D.I. Susetio Cahyadi dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakapolda Maluku Utara. Ia menggantikan Brigjen Pol. Stephen Maleachi Napiun yang kini bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Selain penempatan jabatan struktural operasional, mutasi kali ini juga difokuskan pada sektor pendidikan dan pengembangan kompetensi. Sejumlah perwira diarahkan untuk memperkuat jajaran tenaga pendidik sebagai Widyaiswara dan dosen di lingkungan Lemdiklat Polri demi mencetak regenerasi personel yang berkualitas.

Pihak Mabes Polri menegaskan agar seluruh pejabat yang baru ditunjuk segera melakukan akselerasi kinerja di tempat tugas masing-masing. Kesinambungan program kerja menjadi prioritas utama demi memastikan pelayanan publik tidak terganggu.

"Setiap jabatan adalah amanah yang disertai tanggung jawab besar. Kami berharap para pejabat baru bisa segera beradaptasi, melanjutkan program prioritas yang sedang berjalan, dan terus meningkatkan mutu pelaksanaan tugas dalam memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkas Irjen Pol. Johnny. (*/ven)


Post Views: 1983

Iklan

×
Berita Terbaru Update