Notification

×

Iklan

Reses II DPRD Sulut 2026, Royke Roring Serap Aspirasi Warga Ranomuut untuk Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Tuesday, August 4, 2026 | 06:10 WIB Last Updated 2026-08-03T22:10:00Z
Royke Roring foto bersama perwakilan warga saat reses di Kantor Lurah Ranomuut, Minggu (2/8). Foto: Istimewa


MANADO, Komentar.co
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Manado, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si., IPU, menggelar Masa Reses II Persidangan Ketiga Tahun Anggaran 2026.

Penjaringan aspirasi masyarakat berpusat di Kantor Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Minggu (2/8/2026).


Agenda kedewanan formal tersebut dihadiri langsung oleh jajaran aparatur Pemerintah Kelurahan Ranomuut, para Ketua Lingkungan (Ketling), staf pendamping reses, tim monitoring, serta perwakilan masyarakat setempat. Langkah ini merupakan bentuk implementasi fungsi representasi anggota legislatif demi memastikan roda pembangunan berjalan linier dengan kebutuhan publik.

Dalam pemaparannya, Royke Roring menggarisbawahi bahwa reses ini bukanlah sekadar pemenuhan formalitas agenda tahunan kedewanan. Kegiatan ini menjadi instrumen krusial untuk mengidentifikasi persoalan riil di lapangan.


Roring memastikan seluruh usulan akan dibawa ke meja pembahasan anggaran tingkat provinsi guna disinkronisasikan menjadi program kerja pemerintah daerah yang tepat sasaran.

"Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah untuk mendengarkan secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami inventarisasi dan perjuangkan agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan daerah," tegas politisi senior PDI Perjuangan.

Forum penyerapan aspirasi berjalan interaktif saat sesi dialog dibuka. Jajaran Ketua Lingkungan dan perwakilan warga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan laporan kedaruratan infrastruktur wilayah dan kebutuhan sarana pelayanan publik.


Masalah utama yang mencuat mencakup penanganan mitigasi bencana lingkungan dan peningkatan fasilitas penunjang kerja aparatur.Adapun sejumlah poin aspirasi utama yang berhasil dihimpun dalam reses tersebut meliputi; Fasilitas Kantor Kelurahan & Lingkungan: Permohonan pengadaan kursi operasional untuk Kantor Kelurahan Ranomuut demi kenyamanan pelayanan administrasi warga, serta penyediaan sarana kursi di tiap lingkungan sebagai penunjang kegiatan sosial kemasyarakatan, Sistem Drainase dan Mitigasi Banjir: Desakan perbaikan dan normalisasi saluran drainase di wilayah Lingkungan II dan Lingkungan III yang menjadi titik rawan luapan banjir setiap kali intensitas curah hujan tinggi dan Aksesibilitas & Infrastruktur Jalan: Usulan pelebaran akses jalan utama menuju Yayasan Sekolah Kristen Imanuel di Lingkungan V demi menjamin keamanan mobilitas harian siswa serta kelancaran arus lalu lintas kendaraan serta Optimalisasi Gedung Publik: Permohonan pembenahan dan peningkatan sarana pendukung di Gedung Pertemuan Lingkungan II.

Aset tersebut merupakan realisasi bantuan sosial hasil Pokok Pikiran (Pokir) mantan Anggota DPRD Sulut, Arthur Kotambunan, yang dinilai perlu dimaksimalkan fungsinya agar berdaya guna bagi warga.


Merespons beragam usulan teknis tersebut, mantan Bupati Minahasa ini menegaskan bahwa seluruh poin laporan akan segera dikelompokkan berdasarkan klaster kewenangan instansi terkait.

"Data ini akan dikaji secara mendalam bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sulawesi Utara untuk dikawal pada proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD)," ujarnya.

Roring juga memberikan jaminan komitmennya untuk mengawal ketat realisasi usulan ini. Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa penentuan eksekusi proyek di lapangan tetap akan diselaraskan dengan skala prioritas pembangunan, koridor regulasi perundang-undangan yang berlaku, serta kapasitas kemampuan keuangan fiskal daerah.


Secara keseluruhan, pelaksanaan Reses II Tahun 2026 di Kelurahan Ranomuut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Sinergi komunikatif yang terbangun dalam forum ini diharapkan mampu menghasilkan formula kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mutu pelayanan publik di Kota Manado. (Advetorial)




Iklan

×
Berita Terbaru Update