![]() |
| Sumber: Universitas Sam Ratulangi |
MANADO, Komentar.co - Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) resmi memulai rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2026/2027 yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Kamis hingga Jumat, 13–14 Agustus 2026.
Hingga hari pertama pelaksanaan, panitia mencatat sedikitnya 5.000 mahasiswa baru telah terdaftar secara resmi, dan jumlah tersebut diprediksi masih akan terus bertambah seiring proses administrasi yang masih berjalan.
PKKMB Unsrat 2026 ini dirancang secara komprehensif sebagai langkah awal transisi akademis para lulusan sekolah menengah menuju jenjang perguruan tinggi. Pihak kampus menekankan bahwa esensi PKKMB tahun ini difokuskan pada penguatan karakter dan pemahaman nilai-nilai internal universitas.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Prof. Jamaluddin Jompa melalui Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Arthur G. Pinaria yang saat ini juga mengemban mandat sebagai Plt Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni menyampaikan bahwa PKKMB bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Kegiatan ini merupakan fondasi krusial bagi mahasiswa baru untuk menyerap kultur intelektual yang berlaku di lingkungan kampus.
“PKKMB dilaksanakan guna memperkenalkan budaya, norma, serta etika yang berlaku dalam komunitas kampus. Budaya akademik merupakan sistem nilai kebenaran yang melandasi pola pikir, sikap, dan tindakan seluruh sivitas akademika,” ujar Prof. Arthur G. Pinaria dalam keterangan resminya.
Unsrat menggarisbawahi bahwa penanaman norma dan etika secara ketat sejak hari pertama bertujuan untuk memitigasi potensi pelanggaran disiplin serta menciptakan ruang belajar yang aman. Muatan materi yang disampaikan selama dua hari ini diharapkan mampu mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi.
Penerapan kurikulum pengenalan ini juga diselaraskan dengan upaya kampus dalam membangun atmosfer akademis yang kondusif dan positif. Dengan memahami hak dan kewajiban sejak dini, mahasiswa baru diharapkan dapat langsung beradaptasi dengan sistem perkuliahan digital dan riset yang menjadi standar utama di Universitas Sam Ratulangi.
"Tujuan utama dari pemberian materi budaya, norma, dan etika akademik dalam PKKMB ini adalah untuk membentuk atmosfer akademik yang kuat bagi seluruh komunitas kampus," pungkas Prof. Arthur.
Selama dua hari ke depan, ribuan mahasiswa baru dari berbagai fakultas tersebut akan menerima pembekalan materi makro mengenai sistem pendidikan tinggi, wawasan kebangsaan, hingga pengenalan organisasi kemahasiswaan tingkat rektorat dan fakultas. Pihak keamanan kampus beserta panitia pelaksana memastikan seluruh tahapan acara berjalan tertib serta bebas dari praktik perpeloncoan fisik. (ven)
Post Views: 1847
