Notification

×

Iklan

Wagub Victor Mailangkay Resmikan Monumen Pahlawan Nasional Pierre Tendean di Remboken

Tuesday, September 29, 2026 | 20:54 WIB Last Updated 2026-09-29T12:54:24Z
Peresmian Patung Pahlawan Nasional Kapten Anumerta Pierre Tendean di Remboken, Senin (28/9). Foto: Istimewa
 

MINAHASA, Komentar.co -
Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut), Victor Mailangkay, meresmikan monumen/Patung Pahlawan Nasional Kapten Anumerta Pierre Tendean di Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Senin (28/9/2026).

Peresmian bersejarah ini ditandai dengan prosesi pembukaan selubung patung dan penandatanganan prasasti sebagai penghormatan tertinggi bagi pahlawan revolusi asal Remboken tersebut.

Pembangunan monumen ini diinisiasi untuk mengabadikan rekam jejak perjuangan dan keberanian luar biasa Pierre Tendean, putra pasangan dr. Aurelius Lammert Tendean dan Maria Elizabeth Cornet, yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30S/PKI pada tahun 1965.

Keberadaan patung di tanah leluhurnya diharapkan mampu memperkuat rasa bangga masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi sejarah yang bernilai tinggi.

Dalam sambutannya, Wagub Victor Mailangkay menekankan bahwa monumen ini mengemban misi penting sebagai pemantik semangat nasionalisme bagi masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa.

"Monumen ini bukan hanya menjadi simbol penghormatan kepada Pahlawan Nasional Pierre Tendean, tetapi juga pengingat bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk terus mewarisi semangat patriotisme, keberanian, dan pengabdian kepada bangsa dan negara," tegas Wagub Victor.

Agenda peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian program mudik dan kebudayaan yang digagas oleh Kerukunan Warga Pakasaan Remboken (KWPR). Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pembina KWPR Pusat, Letjen TNI (Purn) Glenny Kairupan, serta dihadiri oleh Ketua KWPR Jakarta Evita Sumajouw, jajaran pejabat Pemprov Sulut, hingga diaspora warga Remboken yang datang dari berbagai daerah serta mancanegara, seperti Amerika Serikat dan Eropa.

Ketua Umum Panitia, Joubert, menyatakan bahwa Remboken memiliki rekam jejak sejarah yang gemilang dalam melahirkan figur-figur bangsa yang tangguh dan berkualitas intelektual. Ia berharap monumen ini berdiri teguh sebagai simbol kehormatan yang abadi bagi putra terbaik daerah.

Tidak hanya berfokus pada seremonial sejarah, kehadiran KWPR di tanah kelahiran juga diwarnai dengan berbagai aksi sosial nyata. Lintas generasi warga dan panitia berkolaborasi menggelar gerakan penghijauan lingkungan, anjangsana serta penyaluran bantuan ke panti asuhan dan panti werdha, layanan pengobatan gratis di Kantor Camat Remboken, hingga kegiatan promosi wisata lokal.

Lewat perpaduan nilai sejarah dan aksi kemasyarakatan ini, Remboken diharapkan semakin kokoh sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan di Sulawesi Utara. (*/ven)



Post Views: 2368

Iklan

×
Berita Terbaru Update