Notification

×

Iklan

Selebrasi Paskah Pemuda GMIST di Tabut, Pdt Dr Welman Boba: Hati Yang Gembira Adalah Obat

Monday, April 10, 2023 | 18:19 WIB Last Updated 2023-04-11T03:54:50Z

Selebrasi Paskah Pemuda Resort GMIST Tabukan Utara. Foto: Istimewa

SANGIHE, Komentar.co -  Selebrasi Paskah pemuda se-Resort Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST), Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) Kabupaten Kepulauan Sangihe diawali dengan melakukan perjalanan (start) dari bundaran Kampung Naha, finish Pelabuhan Petta, Senin (10/04/2023).

Teatrikal Paskah tentang perjalanan Kristus bersama 12 murid sampai Yesus Kristus ditangkap serta diadili, dilakoni para Pemuda se-Rsort kecamatan tabukan Utara dengan aďegan bersingguh-singguh, dimana cerita perjalan Yesus Kristus yang penuh derita demi menebus dosa kita.

Yesus rela mati dikayu salib, dan pada hari ke-tiga DIA bangkit mengalahkan maut diperankan degan baik hingga masyarakat yang ikut hadir dalam adegan penyaliban Yesus Kristus ribuan tahun lalu ikut meneteskan air mata, ketika DIA dipaku serta digantung dikayu salib, bertempat dihalaman GMIST Yerusalem.
Foto: Istimewa

Paskah Pemuda berlanjut dilokasi Gereja Imanuel Petta serta rangkaian.acara paska untuk penutupan terakhir di Pelabuhan Petta degan ibadah singkat serta puji-pujian.

Ketua Sinode GMIST Pdt Dr Welman Boba, MTh dalam rangkai acara jalan salib yang dilakukan oleh pemuda GMIST Resort se-Kecamatan Tabukan Utara sangat memberikan apresiasi semangat kaum muda.

"Antusiasme para Pemuda GMIST Resort se-Kecamatan Tabukan Utara sukses melakukan adegan drama tentang peristiwa jalan salib Yesuss Kristus dengan baik," nilainya.

Foto: Istimewa

Lanjut Boba, kehadiran para pemuda yang ikut ambil bagian penuh dengan semangat karena Paskah memberi optimisme darah pemuda sebagai contoh kreatif mulai dari adegan drama tentang perjalan Yesus Kristus, sampai Dia mati dikayu salib.

"Pogram Sinode GMIST untuk kedepan akan berlanjut degan kegiatan sosial yang bisa mendukung pemerintah daerah dan masih banyak program Sinode GMIST dalam pembangunan pelayanan dan kreatifitas pemuda gereja," ungkapnya.
Foto: Istimewa

Kegiatan Paskah ini juga timpal, Boba memaknai bahwa penderitaan Yesus Kristus dalam karya keselamatan umat manusia, wajib jadi tolak ukur keteladanan bagi para pemuda, yaitu harus memperjuangkan hidup untuk menggapai masa depan serta memotivasi mereka agar mereka mau belajar kreatif dan tidak menjadi pemuda yang cengeng.

"Para pemuda harus menghargai hidup karena hidup ini adalah anugerah dan saya menitipkan satu ayat Alkitab terdapat dalam Amsal kepada para pemuda, yaitu Hati Yang Gembira Adalah Obat," pungkasnya. (Yan)




×
Berita Terbaru Update